Setahun Kemudian, Fitur Twitter Circle Akhirnya Tersedia Untuk Semua Pengguna

Jakarta, Gizmologi – Ketika platform media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bagaimana ketika mereka ingin membagikan hal yang lebih bersifat personal? Salah satu platform paling populer, Twitter, siapkan Twitter Circle sejak pertengahan tahun ini. Dan mulai sekarang, semua pengguna sudah bisa menjajalnya.

Selain mencuitkan hal-hal receh dan berkomentar akan informasi terbaru, tak sedikit pengguna yang ingin berbagi informasi yang hanya dimengerti oleh teman-teman terdekat. Hal inilah yang membuat platform seperti Path sempat terkenal, di mana jumlah teman sangat dibatasi. Sebelum pada akhirnya “tergerus” oleh platform lainnya seperti Facebook dan Instagram.

Baca juga: Fitur Platform Media Sosial BeReal Siap Ditiru Oleh Instagram, Seperti Apa?

Twitter Circle sendiri mirip seperti fitur Close Friends pada Instagram. Lewat sebuah postingan pada blog resminya, fitur ini hadir untuk fasilitasi mereka yang hanya ingin berbicara atau berdiskusi kepada teman-teman dekatnya saja. Sehingga bisa mengunggah cuitan yang hanya dapat dilihat oleh sejumlah orang tertentu saja—tidak semua pengikut atau followers dalam sebuah akun.

Twitter Circle Bisa Diakses Lewat Aplikasi Maupun Versi Browser

Twitter Circle

Lebih lanjut, pihak Twitter mengatakan kalau fitur Twitter Circle telah ditindak lanjuti sejak bulan Mei, dan respon para penggunanya cukup positif. Fakta tersebut membuat Twitter menggulirkan opsi tambahan kali ini untuk tersedia ke semua pengguna. Baik smartphone Android, iOS, termasuk mereka yang mengakses dari situs Twitter.com secara global.

Bila Gizmo friends belum pernah menggunakan dan sudah mendapat fitur ini, bakal muncul notifikasi baru Twitter Circle di dalam aplikasi. Nanti bakal ada opsi untuk menambahkan daftar orang, yakni mereka yang bisa melihat cuitan tersebut. Jumlah bebas, asal tidak melebihi 150 orang. Orang yang termasuk dalam circle tidak akan mendapat notifikasi.

Baca Juga :  Durasi Percakapan Lewat Chatbot Meningkat Sejak pandemi COVID-19

Setelah selesai diatur, setiap kali akan mengirim twit, bakal muncul opsi “publik” atau “Twitter Circle” dalam warna hijau di atas kotak untuk mengisi twit. Nantinya, pengikut atau mereka yang masuk ke dalam daftar, bakal mengetahui bila sebuah twit masuk dalam Twitter Circle dengan tanda hijau. Twit tersebut tidak bisa di-retweet maupun dibagikan ke orang lain—hanya bisa di-reply saja.

Wujud Final dari Trusted Friends

Twitter Circle

Twitter juga menyebutkan alasan dari hadirnya fitur Twitter Circle ini, termasuk membuat semua penggunanya memiliki opsi, kendali dan transparansi tingkat tinggi atas apa yang mereka lakukan atau cuitkan secara digital. Dengan fitur ini, diharap mereka dapat menggunakan platform-nya dengan lebih nyaman.

Juga agar pengguna tidak merasa perlu memiliki akun alternatif atau akun sekunder, hanya untuk mencuitkan hal-hal pribadi. Ini menarik, mengingat saat ini tidak sedikit akun Twitter yang muncul sebagai akun dengan persona yang tersembunyi. Hadir untuk membahas topik-topik tertentu seperti tren K-Pop dan lainnya.

Meski disebut uji coba tahun ini, sejatinya awal dari Twitter Circle telah dimulai sejak satu tahun lalu. Saat itu, Twitter tunjukkan konsep “Trusted Friends”. Serupa dengan yang sudah ada saat ini, pengguna bisa memilih audiens dalam sebuah twit yang akan dikirim. Apakah bisa dilihat oleh semua orang, atau pengguna tertentu saja.