TSMC Kuasai 70% Pasar Chipset Smartphone Global Q1 2022

Jakarta, Gizmologi – Pengapalan chipset untuk smartphone global turun 5% selama year-on -year (YoY) pada kuartal pertama (Q1) tahun 2022. Melemahnya jumlah permintaan global mengakibatkan ketersediaan barang secara berlebihan kepada beberapa vendor chipset pada Q4 2021.

Laporan terbaru dari firma riset Counterpoint menyebutkan, perusahaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) justru memimpin produsen chip semikonduktor di dunia. Bahkan pada periode bulan Januari hingga Maret 2022, TSMC menguasai 70% pangsa manufaktur chip utama.

Jumlah ini mengalahkan Samsung Foundry untuk manufaktur prosesor aplikasi, system on chip (SoC) hingga modem selular yang disematkan pada chipset smartphone. Diketahui Samsung hanya menguasai 30% pangsa chipset smartphone global.

“TSMC dan Samsung Foundry bersama-sama mengendalikan seluruh pasar chipset smartphone dan TSMC lebih dari dua kali lipat Samsung dalam hal skala manufaktur dan pangsa pasar,” kata Analis Riset Senior Counterpoint, Parv Sharma dalam keterangannya, Selasa (12/7).

Counterpoint
Data TSMC berdasarkan riset Counterpoint

Angka ini sekaligus juga menunjukkan TSMC mampu membalik keadaan dengan menggantikan dominasi pengiriman chipset smartphone, yang pada kuartal pertama tahun lalu dipegang oleh Samsung. Mengingat TSMC juga menginventasikan lebih dari USD 100 miliar untuk pengembangan fabrikasi chip 5/4nm dan 3nm.

Dominasi TSMC diprediksi akan berlanjut hingga akhir tahun ini, mengingat chipset 4nm produksi mereka akan digunakan oleh Apple, MediaTek dan Qualcomm. Sehingga memungkinkan TSMC untuk menangkap bagian besar di node lanjutan.

Baca Juga: TSMC Siapkan Fabrikasi Chipset Ukuran 3 Nanometer

Bahkan dari total chipset smartphone pada node fabrikasi (4nm, 5nm, 6nm, dan 7nm), TSMC berhasil menguasai 65% pangsa pasar. TSMC juga sedang memasuki produksi massal untuk node proses 4nm terdepannya dengan MediaTek Dimensity 9000 SoC pada Q1 2022.

Baca Juga :  Sukses Gaet Jutaan Pemain, Apex Legends Mobile Tebar Banyak Rewards

“Pengiriman chipset smartphone berbasis node 4nm TSMC diperkirakan akan tumbuh lebih jauh berkat strategi dual sourcing Qualcomm untuk Snapdragon 8+ Gen 1 SoC berbasis 4nm di masa depan.”

Kendati demikian, lansekap pengiriman chipset smartphone global masih akan bergerak dinamis. Ada kemungkinan terjadinya penurunan permintaan seiring adanya kabar lockdown di China, yang membuat pengiriman mengalami hambatan.

Meski begitu, baik Samsung maupun TSMC mengalami peningkatan pendapatan pada kuartal kedua tahun ini dengan 23% lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal kedua pada tahun lalu.