Transaksi Digital LinkAja Meningkat 120% di Jakarta dan Sulawesi Utara

Jakarta, Gizmologi – Layanan keuangan digital LinkAja mencatatkan kinerja baik dan peningkatan transaksi pada Januari-Juni 2022. Tak hanya terjadi di kota besar seperti DKI Jakarta, kenaikan transaksi juga dialami sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.

Jika dibandingkan antara semester pertama tahun 2022 dengan tahun sebelumnya, wilayah Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua turut mengkontribusikan pertumbuhan penggunaan LinkAja.

“Adanya pertumbuhan positif dari segi keaktifan pengguna, rutinitas bertransaksi, dan juga besaran nilai transaksi di dalam platform LinkAja di sejumlah daerah membuat kami yakin bahwa masih banyak potensi yang perlu semakin kami gali dan satukan demi kemajuan ekonomi bangsa,” kata Direktur Utama LinkAja Yogi Rizkian Bahar dalam keterangannya, Senin (25/7/2022).

Ada tiga variabel penting yang menjadi tolak ukurnya adalah keaktifan pengguna, jumlah, serta besaran nilai transaksi dalam penggunaan LinkAja sebagai sarana pembayaran digital. Hal ini diukur berdasarkan besaran jumlah transaksi, Sulawesi Utara dan Tenggara berada tepat di bawah provinsi DKI Jakarta, dengan persentase peningkatan yang signifikan sebesar 120% dan 94% dari periode yang sama di tahun 2021.

“Sejumlah provinsi yang menunjukkan aktivitas penggunaan aplikasi LinkAja cukup baik di antaranya adalah provinsi Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta, dan Papua Barat secara berurutan menjadi pengguna LinkAja paling aktif jika dibandingkan dengan wilayah lainnya,” kata Yogi.

Baca Juga: LinkAja Perluas Fitur Pembayaran Layanan Publik di Daerah

Transaksi Digital LinkAja

Mitra pembelian pulsa Telkomsel, yaitu DigiPOS terekam sebagai platform yang meraup transaksi terbesar di kalangan pengguna LinkAja berdasarkan data yang ditarik dari sejumlah wilayah Indonesia.

“Turut menyusul Jakarta, dua provisi di wilayah Sumatera, yaitu Sumatera Barat dan Bangka Belitung masing-masing mencatat pertumbuhan sebesar 4 persen dan 3 persen berdasarkan nilai rupiah yang ditransaksikan sepanjang semester pertama 2022,” tambahnya.

Baca Juga :  BNC Lengkapi Layanan Digital QRIS dan Corporate Internet Banking

Disusul oleh pembelanjaan di ritel-ritel penyedia jasa makanan dan alat transportasi seperti Commuterline khususnya di wilayah aglomerasi Jabodetabek dan transportasi panggilan seperti Grab dan Gojek di wilayah Sulawesi.

Hingga saat ini, tercatat ada lebih dari 83 juta pengguna terdaftar di platform LinkAja dan sejumlah provinsi di luar DKI Jakarta memperlihatkan geliat pertumbuhan positif yang mempertegas kemajuan perekonomian dalam negeri.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News