Begini Tanggapan PayPal yang Diminta Daftar Sebagai PSE Indonesia

Jakarta, Gizmologi – Seminggu terakhir ini, masyarakat dibuat resah oleh kebijakan baru dari Kementerian Kominfo. Musababnya adalah Peraturan Menter Komunikasi dan Informatika No 5 terkait Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Regulasi PSE Lingkup Privat ini membuat sejumlah layanan internet yang tidak mendaftar hingga waktu yang ditentukan terancam diblokir oleh pemerintah. PayPal adalah salah satunya. Selain itu, ada Steam, search engine Yahoo, Dota, Counter Strike, Epic Games, Origin, hingga Xandr.

Karena banyak mendapat keluhan dari masyarakat, pemerintah pun pada Minggu (31/7) mengumumkan untuk membuka layanan Paypal di Indonesia. Pembukaan kembali layanan Paypal ini merupakan respon Kominfo terhadap tuntutan dari masyarakat terkait pemblokiran beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) sejak Jum’at (29/7) lalu. Kekhususan dibukanya blokir Paypal disebabkan PSE tersebut merupakan layanan finansial yang banyak digunakan.

“Mendengarkan masukan dari masyarakat, khususnya Paypal yang banyak digunakan, Kominfo membuka sementara per jam 8 pagi (31/7) bisa diakses kembali. Kami membukanya untuk memberi kesempatan pada masyarakat untuk migrasi layanan agar uangnya tidak hilang,” ujar Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo dalam konferensi pers daring yang digelar hari Minggu (31/7).

Terkait blokir Payal dibuka ini, Kominfo akan memberikan waktu 5 hari kerja hingga Jum’at (5/8) kepada masyarakat. Sehingga para penggunadapat segera memindahkan arus keuangan yang selama ini dilakukan lewat layanan tersebut. Semuel pun menyarankan agar masyarakat segera menggunakan layanan finansial lain yang sudah terdaftar di secara resmi di Kominfo maupun OJK.

Tanggapan PayPal

blokir paypal dibuka

Menindaklanjuti permintaan dari Kominfo untuk mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), PayPal menyampaikan bahwa perusahaan telah terdaftar sebagai PSE di Indonesia.

“PayPal berkomitmen penuh untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di mana pun kami beroperasi. Saat ini kami telah terdaftar sebagai PSE di Indonesia, setelah berkorespondensi langsung dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia. Pengguna PayPal dapat mengirim, menerima, dan mengakses uang mereka seperti biasa. Kami mohon maaf atas gangguan yang mungkin dialami para pengguna kami akhir pekan lalu,” kata Lance Joh, Corporate Affairs PayPal, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (3/8).