Perbedaan Terra Luna USD (UST) dengan USDT dan USDC

Jakarta, Gizmologi –  Stablecoin, termasuk yang sedang heboh Terra Luna USD (UST) adalah aset kripto yang dirancang atau dipatok dengan sebuah aset tertentu seperti, mata uang dolar AS atau komoditas lain seperti emas dengan perbandingan 1:1. Secara sederhana, stablecoin menjembatani aset crypto dengan komoditas tertentu sehingga dapat menawarkan harga yang relatif stabil karena didukung dengan aset cadangan.

Diluncurkan pada tahun 2014, USDT menjadi stablecoin paling populer berdasarkan kapitalisasi pasar. Sementara USDC yang diluncurkan pada tahun 2018 menempati posisi kedua sebagai stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Diikuti dengan BUSD, stablecoin milik platform Binance yang menempati urutan ketiga.

Stablecoin ini pada dasarnya menggabungkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki aset crypto dan mata uang fiat atau aset asli dengan pemrosesan transaksi yang cepat serta menjaga keamanan yang dimiliki aset crypto, dan nilai yang dimiliki mata uang fiat atau aset asli.

Perbedaan Terra Luna UST dengan Stablecoin Lainnya

Tether USDT
Ilustrasi stablecoin USD Tether USDT. (Foto: bitcoin)

Salah satu yang ramai diperbicangkan belakangan ini adalah stable coin Terra Luna USD (UST). Ini merupakan algorithmic stablecoin yang dijamin oleh aset kripto Terra LUNA. Sebagai stable coin, harga UST dijaga direntang US$ 1. Namun, pada 8 Mei 2022, harga UST terus turun dan membuat sister coinnya yaitu LUNA hancur sampai tak bernilai sama sekali.

Proyek stablecoin UST yang runtuh ini menyebabkan investor kripto rugi puluhan miliar dolar. Banyak yang menarik diri dengan panik. Kemudian sang pendiri yaitu Do Kwon membuat upaya pembangkitan Terra Luna dengan menerbitkan koin baru LUNA Airdrops tanpa penggunaan stable coin.

LUNA lama yang harganya hampir US$ 0 diganti nama menjadi LUNA Classic (LUNC). Begitu pun dengan UST lama yang diganti namanya menjadi UST Classic (USTC). Upaya penyelamatan ekosistem Terra-LUNA ini masih menjadi salah satu fokus pelaku pasar sekarang dan terus membayangi pasar kripto global.

Baca Juga :  iPhone 14 Series Siap Meluncur 7 September, Berikut Bocorannya!

Menurut Timothius Martin, Chief Marketing Officer PINTU, stablecoin UST yang dimiliki oleh LUNA memiliki fundamental berbeda dengan USDT dan USDC. “Untuk menjaga harga Terra USD (UST) tetap berada pada $1, dilakukan dengan cara membakar token LUNA untuk mencetak token UST baru. Sementara itu, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) adalah fiat-collateralized stablecoins atau stablecoin yang dijamin dengan uang fiat, yaitu dolar AS. Dalam hal ini, USDT/C dijamin dengan jumlah reserve dolar AS yang sama,” ujar Timo.

Timo menambahkan, melihat apa yang terjadi dengan UST dan LUNA token, pengguna PINTU tidak perlu khawatir aset pengguna di Pintu Earn dipastikan tidak memiliki exposure ke UST. Pintu Earn menawarkan bonus reward 15% APY untuk pengguna yang menyimpan aset stablecoin USDT dan USDC, yang nilainya dipatok dengan perbandingan 1:1 kepada mata uang USD, di dompet Earn.

“Kedua aset stablecoin tersebut ditopang oleh fiat cash-reserves sehingga berbeda dengan mekanisme UST yang tidak ditopang oleh cash reserves. Jadi pengguna fitur Pintu Earn tetap akan mendapatkan imbalan bunga tiap jam dan dapat melakukan top-up dan tarik aset kapanpun sesuai keinginan,” imbuhnya.

Perpanjang Program Pintu Earn 15% APY

Pintu EarnPatform jual beli dan investasi aset kripto, PINTU, memperpanjang program imbalan hingga 15% Annual Percentage Yield (APY) hingga 30 Juni 2022. Program tersebut terdapat di fitur Pintu Earn yang menyimpan aset crypto stablecoin USDT (Tether) atau USDC di fitur Pintu Earn. Ini merupakan bonus tahunan yang bisa diperoleh seseorang dari sebuah instrumen investasi yang dimiliki.

Timo menambahkan, sejak fitur Pintu Earn diluncurkan pada awal tahun 2022 lalu, pihaknya mendapatkan respons positif dari masyarakat yang telah memanfaatkan dan mendapatkan benefit dari fitur ini.

Baca Juga :  Lihat Kemampuan Kamera Reno8 Pro 5G, Smartphone OPPO Rasa Flagship

“Guna meningkatkan kepuasan pelanggan maka kami memperpanjang promo ini hingga 30 Juni 2022. Program ini juga merupakan upaya kami dalam mengenalkan aset crypto yang bernilai stabil kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait investasi aset crypto khususnya pada stablecoin seperti USDT maupun USDC agar masyarakat lebih memahami aset crypto yang diinvestasikan,” ujar Timo.

Program ini berlaku bagi seluruh pengguna PINTU yang sudah menyimpan aset crypto USDT/USDC di Pintu Earn ataupun yang baru pertama kali melakukan top-up dan menyimpan asetnya di Pintu Earn selama masa periode berlaku. Adapun selain dua stablecoin tersebut, terdapat tujuh pilihan token investasi lainnya yang ada di dalam Pintu Earn, dari mulai Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin, Polygon Matic, Sandbox, dan Ren.