Honor 70 Pro Series, Flagship dengan Sensor Sony IMX800

China, Gizmologi – Setelah terbilang sukses menghadirkan smartphone Android dengan setup kamera paling superior, vendor yang dulu sangat erat dengan Huawei, yaitu Honor, baru saja rilis generasi smartphone affordable flagship lewat Honor 70 Pro Series. Ya, kali ini tidak hanya satu varian saja, alias hadir versi Pro+ dengan chipset lebih garang.

Ini bukanlah kali pertama bagi Honor untuk hadirkan smartphone Android spesifikasi tinggi dengan kelas harga lebih terjangkau—setidaknya tak sampai Rp10 jutaan. Dengan terpisahnya Honor dari Huawei, kini mereka bisa hadirkan smartphone ke pasar yang lebih luas. Plus, membawa layanan Google alias GMS ke seluruh perangkatnya. Tak perlu lagi harus gunakan alternatif toko aplikasi tambahan.

Spesifikasi Honor 70 Pro & 70 Pro+ sendiri dibuat sangat mirip secara keseluruhan, baik secara jeroan internal hingga tampilan luarnya. Mirip seperti Huawei P50 Pro, terdapat dua modul kamera besar di bodi belakangnya, masing-masing memiliki sejumlah sensor esensial untuk hadirkan fitur fotografi dan videografi terbaru berbasis AI.

Spesifikasi Honor 70 Pro Series

Honor 70 Pro

Selain tampak belakang yang tampil dengan opsi pola warna menarik, bagian depan Honor 70 Pro Series juga tak kalah menggoda. Punya empat sisi bezel tipis, dimensinya mencapai 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz, PWM dimming hingga 1,920Hz bebas flicker, serta cakupan 10,7 milyar warna.

Honor juga berikan mode “HDR Vivid” khusus untuk tingkatkan saturasi dan rentang dinamis konten video yang diputar langsung dari layar smartphone. Kalau Honor 70 Pro punya resolusi FHD+, versi Pro+ ditingkatkan hingga QHD+. Kamera depannya beresolusi 50MP, sementara pada bodi belakang disematkan sensor utama yang cukup superior, yakni salah satu sensor terbaru milik Sony.

Baca Juga :  Samsung BESPOKE Gandeng Dua Ilustrator Muda Indonesia

Honor 70 Pro

Yakni Sony IMX800, memiliki resolusi 54MP yang memang bukan paling besar. Namun dimensi sensornya mencapai 1/1,49 inci, dan dikombinasikan dengan piksel binning, bisa mencapai ukuran piksel individu sebesar 2um. Sensor kedua berjenis ultra wide-angle 50MP yang mendukung autofokus, sementara sisanya adalah telephoto 8MP dengan 3x optical zoom dan 30x digital zoom.

Salah satu daya jual menarik dari kamera Honor 70 Pro Series ada pada perekaman videonya. Memanfaatkan AI, kamera bisa fokus ke subyek tertentu agar tidak terlepas dari frame. Mirip seperti fitur auto-framing yang diperkenalkan lebih dulu pada flagship Samsung.

Mendukung Fast Charging 100W

Honor 70 Pro

Honor 70 Pro Series juga bisa rekam video dari dua sisi kamera depan dan belakang secara simultan, sekaligus menerapkan efek beauty real-time. Tentu tak lepas dari penggunaan chipset yang sangat bertenaga, yakni MediaTek Dimensity 8000 5nm pada Honor 70 Pro dan Dimensity 9000 4nm di varian Pro+. Sama-sama punya opsi RAM 12GB, namun justru versi non Plus yang tersedia dalam memori besar 512GB.

Kesamaan lain ada pada kapasitas baterai dan kecepatan isi dayanya. Dengan ukuran 4,500 mAh, Honor 70 Pro Series bisa terisi penuh dalam waktu 30 menit saja lewat fast charging 100W, atau hingga 60% dalam waktu 15 menit pertama. Jalankan MagicUI 6.1 berbasis Android 12, tentunya juga sudah mendukung 5G tanpa perlu restriksi dari Huawei.

Untuk ketersediaannya sendiri, keduanya bakal mulai dijual pada 16 Juni mendatang. Setidaknya di China, karena belum ada info ketersediaan secara global. Harga Honor 70 Pro mulai dari CNY3,699 (Rp8 jutaan), sementara untuk versi Pro+ mulai CNY4,299 (Rp9,4 jutaan).