Duh! Rerata Kecepatan Internet Indonesia Masih Paling Lemot se-ASEAN

Jakarta, Gizmologi – Kecepatan internet di Indonesia ternyata masih kalah jauh dibandingkan sejumlah negara lain di Asia Tenggara (ASEAN). Hal itu berdasarkan laporan terbaru Speedtest Global Index pada Mei 2022.

Menurut laporan tersebut kecepatan download Indonesia 16,52 Mbps, membuatnya berada di peringkat 105 dari total 141 negara di dunia alias turun lima peringkat dari bulan April. Laporan Speedtest juga mencatat kecepatan unggah (upload) rata-rata 9,90 Mbps denga latensi 28 ms.

Sedangkan untuk jaringan fixed broadband, posisi Indonesia juga mengalami penurunan dan bertengger di urutan 117 pada bulan ini dari total 182 negara di seluruh dunia. Dengan catatan tersebut, membuat posisi Indonesia di Asia Tenggara hanya lebih baik dari Kamboja, sedangkan sisanya masih kalah dari negara tetangga.

Bahkan bila dibandingkan dengan Brunei Darussalam yang naik satu peringkat ke posisi 18 dunia dengan kecepatan internet mobile di 67,03 mbps dan fixed broadband 31,69 Mbps. Kemudian, Singapura yang sebelumnya berada di urutan ke-22 kini naik dua peringkat dengan rata-rata kecepatan internet mobile 64,01 mbps dan posisi pertama rangkin 1 dunia untuk kecepatan fixed broadband dengan 209,21 mbps.

Baca Juga: Speedtest: Telkomsel dan Biznet Jadi Penyedia Layanan Internet Terkencang di Indonesia

Posisi Kecepatan Internet Indonesia di ASEAN

Sedangkan Vietnam berada di urutan 53 dengan kecepatan mobile internet 35,29 mbps, disusul Thailand di urutan 56 dengan kecepatan rata-rata 33,68 mbps. Malaysia mengalami koreksi posisi 67 dunia dengan kecepatan internet mobile 29,36 mbps serta fixed broadband 82,89 mbps.

Selain itu, Laos berada di peringkat 77 untuk jaringan mobile 23,75 mpbs dan rangking 105 untuk fixed broadband 27,49 mbps. Posisi Indonesia hanya terpaut satu rangking dari Kamboja di urutan 122 untuk jaringan mobile 16,06 mbps dan rangking 122 pada pita lebar 19,43 mbps.

Baca Juga :  OPPO Watch 3 Series Punya Layar Lengkung, Baterai Sampai 5 Hari

“Hasil diperbarui pertengahan bulan untuk bulan sebelumnya, misalnya 1 Januari 2019 dan seterusnya. Negara-negara harus memiliki setidaknya 300 hasil pengguna unik untuk broadband seluler atau tetap agar dapat diperingkatkan di salah satu kategori. Sebelum 1 Januari 2019, kami membutuhkan 670 hasil pengguna unik untuk seluler dan 3333 untuk broadband tetap,” tulis Speedtest.

Secara keseluruhan, Speedtest Global Index Mei 2022 memperlihatkan performa kecepatan internet global untuk download di kategori mobile internet mencapai 30,37 Mbps, upload 8,60 Mbps, dan latensi 29 ms. Sementara itu, performa kecepatan internet fixed broadband global untuk download menyentuh di angka 64,70 Mbps, kecepatan internet upload 27,74 Mbps, dan latensi 10 ms.