Gelar Community Workshop, PT ITSEC Asia Ajak Masyarakat Lebih Waspada di Ruang Digital

Jakarta, Gizmologi – PT ITSEC Asia menggelar community workshop bertajuk “Keamanan di Ruang Digital” di Jakarta (21/05), dalam rangka meningkatkan kesadaran mengenai keamanan di ruang digital. Hadir dalam workshop tersebut, Presiden Direktur PT ITSEC Asia, Andri Hutama Putra untuk memberi pelatihan sekaligus membagikan tips aman mengarungi ruang digital.

Pada kesempatan tersebut, Andri juga menjelaskan bahwa ruang digital dan dunia nyata merupakan 2 ruang yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Äpa yang kita lakukan di ruang digital akan berpengaruh terhadap dunia nyata dan dampak serangan digital akan sama buruknya atau bahkan bisa berakibat lebih fatal dari dunia nyata,”ujarnya.

Berdasarkan catatan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) bahwa setidaknya ada 1,6 miliar lebih anomali trafik atau serangan siber yang terjadi di Indonesia pada tahun 2021. Tren tersebut diperkirakan meningkat pada tahun 2022 dengan malware menjadi potensi serangan siber paling banyak.

Patut diperhatikan bahwa serangan siber tidak hanya berpotensi menyerang perusahaan atau institusi besar, namun juga individu sebagai salah satu target yang rentan terhadap serangan siber.

“Tidak jarang kita melihat masyarakat Indonesia yang terkena hack, penggunaan identitas palsu, atau bahkan penyanderaan identitas oleh pelaku-pelaku kejahatan siber,” tambah Andri Hutama Putra.

Baca juga: Kantor Pusat Nikkei Group Asia di Singapura Dapat Serangan Siber

Tips Keamanan Ruang Digital dalam Workshop PT ITSEC Asia

ITSEC Asia
ITSEC Asia gelar workshop untuk membangun kesadaran pada masyarakat terkait kejahatan siber dan keamanan ruang digital.

Pada kesempatan workshop PT ITSEC Asia, Andri Hutama Putra sebagai narasumber utama juga memberikan beberapa tips agar masyarakat dapat menjaga keamanan ruang digital. Berikut tips dari Andri untuk masyrakat digital di Indonesia.

  • Password Kuat dan Ganti Berkala

Gunakan password yang kuat. Kombinasikan password dengan huruf besar, angka, atau tanda baca agar password yang dipunya tidak mudah ditebak. Ganti password secara berkala

Baca Juga :  vivo Y33T, Smartphone Rp3 Jutaan Terbaru dengan Opsi Warna Menarik

Bedakan alamat email yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Contoh: bisnis, personal / social media, transaksi keuangan, dll. Menggunakan satu email untuk semua kebutuhan akan memberikan resiko lebih bagi akun-akun kita yang lainnya jika salah satu akun terkena hack. Mengategorikan penggunaan email akan memudahkan untuk melihat ada aktivitas mencurigakan dari email yang masuk.

  • Aktifkan Two Factor Authentication (2FA)

2FA merupakan fitur pengaman ganda untuk akses aplikasi untuk mencegah akses login yang tidak diinginkan dari orang lain. Memonitor adanya aktivitas-aktivitas mencurigakan atau usaha masuk akun oleh pihak lain yang tidak kita kenal.

  • Aktifkan Fitur Notifikasi

Mengaktifkan fitur notifikasi dapat segera mengetahui login atau aktivitas mencurigakan. Dalam transaksi digital, fitur notifikasi dapat digunakan untuk mengetahui jika ada pembobolan akun atau transaksi yang tidak diketahui

Jangan sembarangan membuka tautan yang mencurigakan dalam pesan email, ini untuk menghindari serangan phising yang meretas informasi seperti data login. Jangan mengunduh Jangan mengunduh aplikasi/fitur yang bukan dari website resmi. Biasanya beberapa pelaku kejahatan siber menggunakan website palsu untuk memancing masyarakat mengunduh aplikasi/fitur yang dipalsukan, dan dari situ pelaku kejahatan siber dapat mencuri data pribadi masyarakat.

  • Hindari Login dengan Perangkat Tidak Dikenal

Hindari login dengan perangkat yang tidak kita kenal seperti gadget orang lain atau computer yang dipakai oleh umum. Kita tidak tahu apakah perangkat tersebut sudah terinfeksi virus atau belum, maka dari itu kita harus sebisa mungkin menghindari memakai perangkat lain untuk mengakses akun kita. Jangan lupa untuk log out.

  • Kenali Fitur-fitur Pengaman Aplikasi

Banyak fitur pengaman aplikasi yang sudah disediakan dan dapat diaktifkan secara mudah seperti Touch ID / Face ID, 2FA, Setelan Privasi, Report & Block, Peringatan Masuk Akun, Pesan Sementara, dan sebagainya. 

Baca Juga :  Game Dynasty Warriors: Overlords Buka Pra-Registrasi

Tips tersebut terkadang sudah kita ketahui dan sadari dalam keseharian menggunakan ruang digital atau internet. Namun kita lebih sering lupa bahkan mengabaikan, yang mana dapat membuat repot di kemudian hari apabila mengalami kejahatan siber. Maka perlu bagi kita untuk terus meningkatkan kewaspadaan di setiap kesempatan.