Koleksi Premium TV LG OLED evo 2022 Diperkuat AI dan Dolby

Jakarta, Gizmologi – Bulan Ramadan tahun ini dimanfaatkan LG Electronics Indonesia untuk meresmikan koleksi TV premiumnya tahun 2022. Beriring dengan TV LG OLED evo sebagai kasta tertinggi, pabrikan perangkat elektronik asal Korea Selatan ini juga memperkenalkan pembaruan pada QNED Mini LED TV yang masuk kategori TV LED premium.

Peningkatan kualitas gambar dan suara menjadi fokus pengembangan dari TV LG OLED evo dan QNED Mini LED TV. LG melakukan pembaruan prosesor berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI) serta sematan teknologi Dolby terkini.

“Selain menjanjikan tingkatan baru pada kecanggihan visual dan suara, TV premium LG di tahun ini juga membawa buah upaya kami dalam memberikan interaksi lebih baik dengan pengguna,” ujar Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia.

Disamping itu, LG pun mempertahankan keberadaan Game Optimizer pada TV LG OLED evo dan QNED Mini LED TV. Fitur terintegrasi yang diantaranya memudahkan pengguna untuk melakukan pengaturan nuansa gambar sesuai dengan genre game ini langsung meraih popularitasnya sejak diperkenalkan pada tahun lalu.

TV LG OLED evo yang Berevolusi

TV LG OLED evo indonesiaSebagai kasta tertinggi dalam TV premiumnya, LG pun membawa pengembangan besar pada TV LG OLED evo terbarunya. Dipimpin OLED evo sebagai seri yang mengawali debutnya tahun lalu, TV LG OLED evo tahun 2022 meliputi seri G2 yang dikenal sebagai OLED evo Gallery Edition dan seri C2.

Kedua seri terbaru ini tampil dengan dimensi ketebalan yang tipis, memungkinkan untuk peletakan menempel pada dinding nyaris tanpa celah. Di bagian layar, LG menyematkan fitur Brightness Booster Max pada seri G2 dan Brightness Booster pada seri C2. Fitur yang mengemban tugas utama meningkatkan kecerahan layar hingga pada level optimal.

Baca Juga :  Dukung Pemerintah, STB Sharp Hadir Untuk Mudahkan Akses Siaran TV Digital

Mendampingi kedua seri OLED evo ini, LG juga memperkenalkan OLED TV dalam bentang layar 42 inci. Menjadi bentang layar terkecil diantara seluruh pilihan yang ada, ketersediaan model C2 ini dibuat untuk menjawab permintaan pengguna OLED TV LG sebelumnya akan bentang layar yang lebih sesuai untuk dinikmati di kamar tidur maupun ruang kerja di rumah.

Lebih lanjut Hoony Bae memaparkan, melengkapi daya tarik kedua koleksi besar TV premiumnya ini, LG membekalinya dengan dukungan fasilitas bagi penunjang kebutuhan gaming generasi terkini. Hal ini dilakukan dengan menyiapkan dukungan pada berbagai fitur dari HDMI 2.1. Seperti halnya Auto Low Latency Mode (ALLM) dan enhanced Audio Return Channel (eARC).

Pakai Prosesor LG α9 Gen 5 dan WebOS 22

TV LG OLED evoPeningkatan kecerahan ini merupakan salah sat upaya LG dalam melakukan pembaruan pada prosesor yang digunakan. Dinamai LG α9 Gen 5 intelligent processor, otak dibalik kerja TV OLED ini dikembangkan berbasis AI. Tak hanya dari sisi visual, pengembangan dengan algoritma deep-learning terbaru, membuat prosesor ini mampu memberi peningkatan besar pada visual serta sisi audio.

Pada sisi visual, tergabung dalam rentetan fitur AI Picture Pro, kecerdasan buatan dalam prosesor ini memberi perhatian lebih dalam detail tiap gambar tertayang. Bila generasi sebelumnya lebih menekankan pada bagian wajah dan keseluruhan tubuh objek dalam tayangan, peningkatan ini menambah perhatian detail pada efek gambar di sekitar objek seperti gambar latar. Hasilnya, gambar tertayang dalam nuansa menyerupai tiga dimensi.

Tak cuma itu, kerja prosesor pintar ini membuat TV LG OLED evo terbaru memiliki fitur Dynamic Tone-mapping Pro Algorithm. Hal ini membuatnya mampu memproses 5,000 titik area pada layar secara individual untuk melakukan peningkatan detail reproduksi gambar.

Baca Juga :  Riot Games Salurkan Donasi Rp 100 Juta untuk Rumah Belajar di Indonesia

Sementara dari kemampuan memperdengarkan suara, α9 Gen 5 intelligent processor pun tak kalah digdaya. Dengan fitur AI Sound Pro, pelantang suara terintegrasi pada TV mampu melakukan penyesuaian pintar yang membuat TV dapat memperdengarkan suara dalam nuansa 7.1.2 surround.

Pada seri TV LG OLED evo terbarunya ini, LG juga berkolaborasi dengan teknologi Dolby Vision IQ yang memberikan gambar lebih hidup dengan dimensi kedalaman dan tekstur lebih baik.

Termasuk di antara upaya interaksi lebih baik ini ada pada dukungan platform smart TV LG terbaru yaitu webOS 22. Sebagai pengembangan dari generasi sebelumnya, platform ini menawarkan berbagai personalisasi yang diantaranya opsi untuk membuat profil berbeda bagi setiap anggota keluarga. Dengan fasilitas ini, tiap anggota keluarga dapat mengatur pengalaman menontonnya sendiri serta mempermudah akses pada deret aplikasi dan layanan konten sesuai pengaturan sebelumnya.

Tak hanya itu, interaksi lebih canggih juga dimungkinkan dengan platform webOS 22. Mulai dari ketersediaan NFC Magic Tap yang memberi kemudahan melakukan mirroring tayangan pada layar smartphone ke layar TV, hingga keberadaan opsi Room To Room Share. Sesuai Namanya, opsi ini membuat pengguna dapat melakukan mirroring konten dari layanan cable tv maupun satelit ke layar TV lain melalui keterhubungan Wi-Fi.

“Peningkatan pada gambar dan suara berbasis AI serta interaksi lebih baik dengan rentang bentang layar yang lebih lebar, memberi peluang bagi lebih banyak orang untuk menikmati kecanggihan baru yang dapat diharapkan dari sebuah TV,” tutup Lee Taejin.

Dengan paduan inovasi ini, menurutnya, LG bakal dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai pabrikan yang paling terdepan dalam memberikan jawaban dengan paket kecanggihan yang sesuai dengan perubahan jaman.

Baca Juga :  Google Ajari Startup dan Mitra Lokal Keamanan Privasi Digital