Pabrik Smartphone OPPO Indonesia Siap Pindah ke Bayur, Tangerang

Jakarta, Gizmologi – Pada Mei 2015, OPPO resmi mengoperasikan pabriknya di Indonesia. Ini merupakan pabrik pertama di luar Tiongkok yang merupakan kantor pusatnya OPPO.

Salah satu pemicu membangun pabrik adalah pada 2014 pemerintah Indonesia mengupayakan peningkatan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). OPPO langsung merespon inisiatif pemerintah tersebut. Sehingga menjadi salah satu produsen smartphone yang memiliki pabrik di Indonesia.

Pabrik OPPO di kawasan Mauk, Tangerang, Banten memiliki luas 4.763m3 dan memiliki 2.000 karyawan di dalamnya. Pabrik untuk produksi smartphone ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu ruang pembuatan, packaging dan testing yang masing-masing mempunyai bagiannya sendiri.

Untuk kuantitas produksi, OPPO bisa memproduksi hingga ribuan smartphone dalam sehari, 1.5 juta smartphone dalam sebulan dan mampu mencapai 20 juta smartphone setiap tahunnya.

Namun sepertinya kebutuhan pengembangan produksi smartphone kian meningkat. Kini, di tahun 2022 OPPO sedang melakukan berbagai persiapan untuk memindahkan produksi ke pabrik barunya.

Proses pemindahan pabrik OPPO di Indonesia

pabrik OPPO Indonesia“Saat ini kami dalam masa persiapan pengoperasian pabrik baru yang berlokasi di Bayur, Tangerang. Kami sedang mengatur berbagai perpindahan dari pabrik lama baik pekerja, peralatan produksi dan juga mengurus berbagai aspek legalitas. Hingga saat ini, OPPO belum melakukan perekrutan karyawan di pabrik baru kami” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (9/6).

Terkait dengan pabrik barunya, sampai saat ini OPPO belum melakukan penerimaan karyawan baru untuk mengisi pabrik yang berlokasi di Bayur. Menurutnya, banyak hal penting yang harus dilakukan untuk memastikan pabrik baru OPPO ini dapat beroperasi dan berjalan dengan mulus.

Pertama dilakukan adalah pemindahan berbagai macam peralatan produksi. Berbagai peralatan ini tidak hanya dipindahkan secara fisik namun harus dilakukan pengaturan ulang dan berbagai kalibrasi agar dapat berporduksi dan memberikan hasil yang maksimal.

Baca Juga :  Tokopedia Belanja Bersama Manfaatkan Teknologi SharePlay iOS 15.1

Selain peralatan, OPPO juga akan memindahkan bertahap para pekerja yang sebelumnya berada di pabrik lama. Pemindahan pekerja ini ternyata tidaklah mudah, para pekerja harus melakukan berbagai penyesuaian terhadap lingkungan baru. Selain itu, ada beberapa persyaratan legalitas yang masih perlu diurus ke pemerintah sehingga pabrik ini diperkirakan belum dapat beroperasi penuh dalam waktu dekat.

“Pendirian pabrik baru ini membuktikan komitmen OPPO untuk mendukung eksosistem Industri yang lebih baik dan juga mendukung pemulihan ekonomi di Indonesia,” tutup Aryo.