Orang Indonesia Paling Betah ‘Mainin’ Ponsel Sampai 5,7 Jam Sehari

Jakarta, Gizmologi – Berapa lama waktu yang kalian habiskan dengan smartphone selama sehari? 1 Jam? 2 Jam? 3 jam? Atau mungkin lebih lama lagi? Ternyata menurut laporan Data.ai. mayoritas orang Indonesia lebih sering memainkan hp dibanding rata-rata pengguna ponsel dari negara lain.

Menurut laporan Data.ai Q1 2022 Regional Pulse Index, menunjukkan beberapa negara menembus batas 4 jam sehari menggunakan aplikasi. Indonesia bahkan tercatat menghabiskan waktu nyaris 6 jam per hari.

“Selera konsumen untuk konten seluler masih terus meningkat, dengan pengguna di dua pasar teratas, Indonesia dan Singapura, sekarang menghabiskan waktu 5,7 jam sehari di ponsel,” kata Data.ai dalam blog resminya, Selasa (9/8/2022).

Data ini diperoleh dari survey yang dilakukan di 13 negara, di antaranya Indonesia, Singapore, Brazil, Mexico, Australia, India, Japan, South Korea, Canada, Russia, Turkey, AS dan UK.

Adapun negara lain seperti Meksiko, Australia, India, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Rusia, Turki, Amerika Serikat, dan Inggris rata-rata menghabiskan waktu empat jam sehari untuk bermain ponsel.

“Indonesia jelas merupakan rumah untuk populasi pengguna aplikasi yang paling antusias di dunia. Bahkan sejak 2020, negara ini telah melampaui Brasil dan Korea Selatan untuk jadi pemimpin yang tidak terbantahkan berdasarkan waktu yang dihabiskan.”

Laporan yang dirilis untuk Kuartal II (Q2) 2022 ini menunjukkan, masyarakat dunia masih tertarik untuk bermain ponsel, meskipun kebijakan lockdown akibat pandemi Covid-19 mulai berkurang di negara masing-masing.

Aplikasi HP yang Paling Sering Dibuka

Adapun waktu yang dihabiskan pengguna dengan smartphonenya ini biasa digunakan untuk membuka aplikasi sosial media, terutama TikTok, Instagram dan Facebook. Di saat yang sama, penggunaan smartphone untuk membuka aplikasi mobile lain seperti layanan streaming, shopping, dan sebagainya.

Baca Juga :  Kolaborasi WIR Group - Hydra X Hadirkan Bank Digital di Metaverse

Laporan ini juga mendapati kalau tingkat pemakaian aplikasi di Indonesia meningkat 35% dibandingkan kuartal II 2019 silam. Sedangkan Brasil mengalami lonjakan 30% dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

“Itu membuktikan terus meningkatnya jumlah konsumsi aplikasi seluler di beberapa negara, bahkan ada yang kenaikannya sangat signifikan.”

Baca Juga: Smartphone 5G Kian Diminati, Tapi Belum Banyak Opsi dari Vendor

Di sisi lain Data.ai juga mencatat terdapat empat negara yang pertumbuhan penggunaan aplikasinya bertumbuh cukup besar pada Q1 2022 dari Q1 2019. Ada Singapura, Rusia dan Australia yang melonjak 35%, sedangkan Kanada naik 30%.

Dari laporan yang sama terlihat terdapat penurunan jumlah penggunaan aplikasi di China sebanyak -10%. Penurunan terjadi dari Q1-2020 dan hingga Q1-2022 penggunaan aplikasi negara itu berada di bawah 4 jam per hari.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News