OnePlus 10T Bakal Kehilangan Dua Fitur Unggulan dari Seri Sebelumnya

Jakarta, Gizmologi – Meski sudah absen sejak lama di Indonesia, kehadiran smartphone baru OnePlus tetap menyita perhatian penggemar teknologi smartphone secara global. Baru-baru ini, OnePlus telah mengonfirmasi tanggal peluncuran seri OnePlus 10T. Namun diikuti dengan sejumlah informasi yang terbilang cukup mengagetkan.

Sejak awal, seri smartphone OnePlus selalu unggulkan performa dengan harga terjangkau. Namun kemudian fokusnya perlahan berubah, hadir membawa desain premium dengan kamera Hasselblad, serta harga yang jadi setara dengan kompetitor seperti Samsung. Saat itu, sang CEO mengatakan bila perubahan tersebut harus dilakukan, untuk meningkatkan daya saing.

Baca juga: OnePlus Nord CE 2 Bawa Kamera AI & 65W SuperVOOC, Harga Rp4 Jutaan

Kehadiran OnePlus 10T bisa dibilang cara perusahaan untuk kembali hadirkan sebuah smartphone dengan performa flagship dalam hara yang lebih terjangkau. Namun dengan begitu, OnePlus terpaksa harus menghapuskan dua fitur yang sudah dikenal sebagai ciri khas. Hal tersebut dikonfirmasi langsung lewat sebuah pernyataan resmi pada 24 Juli kemarin, dikirimkan dari pihak OnePlus ke The Verge.

OnePlus 10T Bakal Punya Fast Charging Lebih Superior

desain OnePlus 10T

Sembari mengonfirmasi ketiadaan dua fitur unggulan dari OnePlus 10 Pro, Hope Liu, Chief Designer OnePlus juga menunjukkan tampilan dari OnePlus 10T. Secara keseluruhan, terlihat sangat mirip dengan penawaran paling premiumnya. Opsi warna hitam bakal punya tekstur khusus, sementara warna hijau gunakan permukaan glossy. Belum ada informasi terkait material yang digunakan.

Pada foto yang menunjukkan bagian samping, terlihat bila sisi kiri dan kanan OnePlus 10T terlihat lebih simpel. Ya, vendor asal China satu ini memutuskan untuk tidak menyematkan sebuah alert slider—tombol geser yang biasa digunakan untuk ganti profil suara secara cepat. Tak perlu membuka kunci layar atau menekan tombol volume, cukup geser slider dan suara notifikasi serta panggilan bakal senyap.

Baca Juga :  Review MSI Modern 14 C12M: Laptop Terjangkau yang Pas Untuk Bekerja & Belajar

Alasannya? Menghemat ruang untuk hadirkan fitur lainnya. Walaupun terlihat simpel, alert slider memakan ruang area motherboard perangkat sekitar 30mm². Sementara OnePlus 10T bakal dirancang tipis dengan fitur unggulan pengecasan cepat. Yakni dua inti charging pump, yang hanya ada satu di seri OnePlus 10 Pro.

Informasi tersebut mengindikasikan penggunaan input yang lebih kencang, yakni 150W seperti rumor yang sudah cukup santer belakangan. Selain itu, OnePlus 10T juga bakal memiliki sistem antena dengan 15 perangkat keras terpisah. Memastikan penangkapan sinyal yang selalu prima ketika perangkat dipegang dalam mode horizontal seperti ketika bermain gim.

Tetap Memiliki Sensor Kamera Flagship

kamera OnePlus 10T

Perubahan kedua juga terlihat dari desain modul kamera OnePlus 10T. Dengan tiga sensor besar, tidak ada merek tambahan di sekitarnya. Hal tersebut karena OnePlus 10T tidak membawa sistem kamera dari Hasselblad. Liu menambahkan, hal ini agar vendor bisa menekan harga jual, sembari tetap menawarkan kualitas kamera cukup baik.

Dalam sebuah unggahan resmi di situs OnePlus Community, dijabarkan sistem kamera OnePlus 10T lengkap dengan beberapa sampel fotonya. Tanpa bantuan dari Hasselblad, setidaknya sensor kamera yang digunakan masih cukup bersaing, yakni Sony IMX766 50MP dengan kombinasi OIS dan EIS. Untuk pengambilan foto dan video berkualitas dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Sensor utama tersebut dipasangkan dengan sensor ultra-wide 120 derajat dan sebuah kamera makro, yang masing-masing belum disebutkan besaran resolusinya. Untuk hasil yang lebih berkualitas, OnePlus 10T bakal memanfaatkan Image Clarity Engine 2.0 terbaru, dengan algoritma khusus untuk mengambil foto lebih cepat sekaligus lebih detail.

Dalam sekali jepretan, sensor kamera OnePlus 10T secara otomatis mengambil belasan foto berbeda, yang kemudian digabungkan secara instan untuk rentang dinamis lebih lebar. Smartphone ini bakal diluncurkan pada 3 Agustus mendatang, baik secara global maupun secara khusus untuk konsumennya di India.