Survei Populix: Mobile Banking dan e-Wallet Jadi Pilihan Utama Pembayaran

Jakarta, Gizmologi – Perusahaan riset pasar berbasis digital, Populix, menetapkan Mobile Banking dan e-Wallet sebagai aplikasi pembayaran yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Survei tersebut dilakukan secara online melalui aplikasi Populix terhadap 1.000 responden dengan rentang usia 18-55 tahun di Indonesia. Hasilnya, menunjukkan mobile banking dan e-wallet adalah dua aplikasi keuangan yang paling banyak digunakan di antara semua kelompok umur.

“Akselerasi transformasi digital yang terjadi beberapa tahun belakangan ini terus membawa dampak terhadap berbagai industri, termasuk sektor perbankan dan keuangan. Hal ini terlihat juga dari semakin banyaknya pilihan aplikasi layanan perbankan dan keuangan yang bertumbuh untuk menjawab berbagai kebutuhan pengguna,” ujar Co-Founder & CEO Populix, Timothy Astandu, dalam keterangannya, Rabu (6/7/2022).

Survei menunjukkan bahwa sebanyak 64% responden memiliki aplikasi layanan perbankan dan finansial pada telepon seluler. Sebanyak 91% responden memiliki aplikasi mobile banking, 84% punya e-wallet, dan 33% di antaranya memasang aplikasi digital banking.

Beberapa alasan utama yang mendorong responden memilih aplikasi mobile banking dan digital banking yaitu kepraktisan, hemat waktu, dan kemudahan dalam penggunaan aplikasi. Sementara untuk e-wallet, selain kepraktisan, responden menyatakan bahwa mereka menggunakan e-wallet karena layanan yang terintegrasi dengan platform e-commerce, serta menawarkan promo cashback.

“Aplikasi perbankan digital dan dompet digital kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Hal tersebut terlihat dari lebih dari 80% responden yang menggunakan mobile banking, digital banking, dan e-wallet setidaknya satu kali dalam seminggu,” kata dia.

Mobile Banking dan e-Wallet Jadi Favorit Alat Pembayaran

Mobile Banking

Timothy meyakini ke depannya, penggunaan aplikasi bank dan dompet digital ini juga akan terus bertumbuh. Terlebih setengah dari total responden mengatakan mereka akan semakin sering menggunakan aplikasi perbankan dan keuangan, seperti mobile banking, digital banking, maupun e-wallet.

Baca Juga :  OPPO Reno8 Z 5G Rilis Duluan di Thailand, Hadir Bawa Peningkatan Minor

Di sisi lain, sebanyak 24% responden mengatakan bahwa mereka menggunakan e-wallet rata-rata sebanyak 2-3 kali dalam seminggu, dengan dua tujuan utama penggunaannya adalah melakukan pembayaran di e-commerce (85%) dan pemesanan transportasi online (71%).

Survei Populix menemukan bahwa BCA Mobile menjadi aplikasi mobile banking utama pilihan responden dengan 60% responden yang mengatakan menggunakan aplikasi tersebut saat ini. Sementara itu, sebagian responden juga memilih BRI Mobile (26%), Livin’ by Mandiri (25%), dan BNI mobile banking (23%) sebagai aplikasi yang mereka gunakan.

Baca Juga: Aplikasi ONe Mobile Hadir Jadi Solusi Finansial Nasabah OCBC NISP

Di kategori digital banking, Bank Jago (46%) menduduki posisi teratas diikuti oleh Neobank (40%) and Jenius (32%). Sementara pada kategori e-wallet, GoPay (88%) dan Dana (83%) menjadi aplikasi yang saat ini digunakan oleh mayoritas responden, disusul dengan OVO (79%) dan ShopeePay (76%).

Adapun Mayoritas penggunaan aplikasi berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya, kemudian Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan beberapa kota lain di Indonesia. Mobile banking jadi pilihan mayoritas responden di Jakarta dan sekitarnya, sementara e-wallet lebih populer di Medan, dan digital banking lebih banyak digunakan di Surabaya.