Pendapatan Naik, MediaTek Dimensity 9000 Plus Dirilis dengan CPU Lebih Kencang

Jakarta, Gizmologi – Semakin banyak jenis smartphone yang dirilis tiap tahunnya, semakin beragam pula spesifikasi yang dibawa. Salah satunya bagian chipset, di mana kini tak lagi didominasi oleh rilisan Qualcomm saja. Sampai MediaTek Dimensity 9000 Plus dirilis untuk terus bersaing dengan kompetitornya tersebut.

Ya, saat ini lebih banyak smartphone yang gunakan seri chipset rilisan MediaTek dari tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya kelas entri saja, seri menengah sampai flagship premium pun sudah mulai banyak yang pakai seri Dimensity. Pasalnya, secara spesifikasi sudah sangat bersaing. Meski untuk flagship kebanyakan baru untuk perangkat yang rilis di China saja.

Mengikuti jejak Qualcomm yang rilis Snapdragon 8 Plus Gen 1, MediaTek Dimensity 9000 Plus hadir sebagai penyegaran minor untuk pertengahan tahun 2022. Dengan begitu, vendor yang masih ingin rilis flagship terbaiknya di semester kedua tahun ini, bisa memanfaatkan versi yang lebih baik dari sebelumnya. Lantas seberapa besar perbedaannya?

Baca juga: Dimensity 1050 Jadi Chipset 5G mmWave Pertama MediaTek

Peningkatan CPU & GPU di MediaTek Dimensity 9000 Plus

MediaTek Dimensity 1300

Kalau dilihat dari spesifikasi teknis yang dijabarkan oleh pihak resmi, perbedaan dari seri non-Plus ke MediaTek Dimensity 9000 Plus, tak sebanyak dari Snapdragon 8 Gen 1 ke versi Plus. Bagian yang ditingkatkan hanya pada CPU dan GPU-nya saja, lebih tepatnya inti yang paling kencang alias prime-corenya. Keduanya sama-sama gunakan proses fabrikasi 4nm yang notabene paling mutakhir saat ini.

Secara clock speed, satu inti Arm Cortex-X2 pada MediaTek Dimensity 9000 Plus meningkat dari 3GHz menjadi 3,2GHz, yang kemudian diklaim bisa berikan peningkatan performa sebesar 5% dalam performa CPU secara menyeluruh. Selain itu, sector GPU juga ditingkatkan, diklaim bisa tingkatkan performa sampai 10%.

Baca Juga :  Spesifikasi Huawei Watch Fit 2, Siap Rilis Resmi 10 Juni

Meski begitu, MediaTek masih belum menuliskan clock speed pada GPU milik MediaTek Dimensity 9000 Plus, sama seperti saat rilis seri non-Plus. Bagian lainnya masih sama persis, di mana smartphone yang menggunakan chipset MediaTek terbaru ini bakal bisa jalankan layar full HD+ hingga 180Hz, atau WQHD+ di 144Hz.

Untuk modemnya sendiri, tentu sudah mendukung jaringan 5G meski hanya jenis Sub-6GHz saja, dengan kecepatan downlink hingga 7Gbps. Lalu untuk kamera, MediaTek Dimensity 9000 Plus sudah ditenagai ISP 18-bit HDR, resolusi kamera hingga 320MP, serta perekaman video 4K HDR dari tiga sensor kamera secara simultan. Plus fitur Super Night Video.

Penjualan Naik 33% di 5 Bulan Pertama 2022

MediaTek Kompanio 1380

MediaTek menyebutkan bila cip MediaTek Dimensity 9000 Plus bakal digunakan pada smartphone rilisan vendor global secepatnya pada kuartal ketiga 2022 mendatang. Saat ini, yang menggunakan seri non-Plus dan tersedia secara global baru vivo X80 saja. Sehingga besar kemungkinan masih lebih lama lagi, termasuk ketersediaannya di Indonesia. Meski begitu, MediaTek baru saja membawa kabar positif.

Dikutip dari MyDrivers, ada peningkatan yang signifikan terkait pendapatan MediaTek, hingga 33% dibandingkan tahun lalu. Meski pendapatan turun 1% di bulan Mei dibandingkan bulan sebelumnya, namun dari tahun sebelumnya naik 26% year-on-year (YoY) hingga lebih dari TWD 50 milyar alias Rp24 triliun.

Lebih lanjut, pihak MediaTek mengatakan bila ini telah melampaui ekspektasi, dan juga tidak berekspektasi untuk terus mendapatkan peningkatan hingga pada bulan Juni. Karena pasar smartphone yang diperkirakan bakal sedikit berubah, di mana vendor bakal Kembali menyesuaikan harga perangkat sekaligus berdampak dari inflasi global. Membuat jumlah pesanan dari vendor bakal turun.

Baca Juga :  Makin Mirip TikTok, Instagram Reels Berdurasi 90 Detik