Lembaga Nielsen Tingkatkan Sistem “Digital Ad Ratings” Buat Iklan TV

Jakarta, Gizmologi – Lembaga Digital Ad Ratings Nielsen akan meningkatkan metodologi open web-nya di Indonesia. Melalui Nielsen Identity System, layanan ini sudah diterapkan pada penayangan acara di TV dan iklan di Jerman, Australia, Jepang, Spanyol, India, Kanada, dan Brasil.

Nielsen Identity System yang diluncurkan di Tanah Air, sejatinya telah lebih dulu dirilis di Prancis, Italia dan Inggris awal tahun ini. Layanan ini nantinya akan merevolusi bagaimana kampanye iklan digital diukur dalam ekosistem media yang berubah pesat.

“Kami memimpin dalam mengatasi fragmentasi konsumen digital. Mulai dari pengukuran detail terkecil hingga yang berskala besar, informasi yang kami berikan dapat membantu pengiklan mengukur, mengelola dan mengoptimalkan anggaran dan hasil kampanye mereka,” kata Executive Director Nielsen Indonesia Hellen Katherina, dalam keterangannya, Rabu (27/4/2022).

Selain itu, dengan peluncuran ini, Nielsen ingin mengembalikan opsi Visibilitas untuk impresi open web yang memberikan wawasan unik kepada klien kami tentang visibilitas iklan kepada audiens. Sehingga layanan Digital Ad Ratings yang telah didukung oleh Nielsen Identity System, memungkinkan pengiklan dan pemilik situs/media untuk mengukur jangkauan dan frekuensi audiens mereka dengan lebih meyakinkan.

“Digital Ad Ratings memberikan informasi demografi telah dideduplikasi perhitungannya lintas perangkat telepon seluler dan PC untuk mendapatkan metrik yang berbasis orang/konsumen,” tulis Nielsen Indonesia.

Digital Ad Ratings TV di Indonesia

Digital Ad Ratings

SVP Product Management di Nielsen Sarah Miller mengatakan, dengan peningkatan pada Sistem Identitas, perusahaan mengambil langkah penting guna memastikan kesinambungan pengukuran iklan di tengah ekosistem digital yang berkembang pesat.

Nielsen Identity System mengukur kampanye digital untuk open web selain integrasi yang sudah ada untuk walled garden, dan menghubungkan impresi iklan digital untuk open web dengan data demografis milik Nielsen dan juga milik penyedia data pihak ketiga.

Baca Juga :  Beli Material Bangunan Melalui Marketplace Ukur

Sistem ini didukung oleh lebih dari 2 miliar pengenal perangkat di seluruh dunia dan terus-menerus diperbarui. Khusus untuk Indonesia, akan ada lebih dari 125 juta pengenal. Nielsen terus bekerja sama dan memperluas hubungannya dengan penyedia data global dan juga lokal untuk memperkuat Nielsen Identity System.