Platform Investasi Kripto PINTU Raih Pendanaan Seri B Rp1,6 Triliun

Jakarta, Gizmologi – Saat lanskap startup sedang bergejolak yang ditandai dengan aksi layoff sejumlah perusahaan, tidak demikian dengan Pintu. Perusahaan pengembang platform trading dan investasi kripto ini justru menerima guyuran dana.

Hari ini (7/6) mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan seri B sebesar US$113 juta atau senilai Rp1,6 triliun. Pendanaan ini berasal dari Intudo Ventures, Lightspeed, Northstar Group, dan Pantera Capital.

Selama beberapa tahun terakhir, investor aset kripto di Indonesia tumbuh pesat hingga dua kali lipat. Begitu pun dengan transaksinya yang terbilang jumbo, bahkan mengalahkan pasar saham. Barangkali, ini yang membuat investor tertarik berinvestasi di Pintu. Meski dunia startup dan kripto pun tengah goyang.

Hal ini diamini oleh Hemant Mohapatra, Partner at Lightspeed yang mengatakan bersemangat untuk melanjutkan perjalanan dengan PINTU dan menyambut baik kehadiran partner baru dari Northstar Group. Sejak melakukan investasi pada bulan Agustus tahun lalu, PINTU telah mengalami peningkatan hingga 5 kali lipat dan telah menjadi platform layanan investasi aset crypto terkemuka di Indonesia dan merekrut tim terbaik yang pernah kami lihat di industri ini.

“Gelombang aset crypto memasuki arus utama secara global, dan PINTU sedang membangun sebuah generasi perusahaan dalam kategori ini,” ujar Hermant.

Jeth Soetoyo, Founder & CEO PINTU, menambahkan, pasar aset kripto di Indonesia menunjukan pertumbuhan yang luar biasa selama satu tahun terakhir. Pihaknya melihat pertumbuhan positif ini didorong oleh beberapa faktor seperti regulasi yang lebih jelas, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap aset kripto.

“Untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kripto di Indonesia, kami membangun PINTU bagi investor baru maupun yang berpengalaman. Kami percaya bahwa adopsi aset kripto di Indonesia baru memasuki tahap awal, dan mengedukasi masyarakat merupakan fundamental yang sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ini berjalan dengan cara yang sehat,” ujar Jeth.

Baca Juga :  Belum Rilis, Game God of War Ragnarok Sudah Laris Manis

Hasil pendanaan untuk pengembangan ekosistem hingga rekrut talenta

Team Pintu

Jeth menegaskan akan terus membangun momentum ini dengan menawarkan lebih banyak fitur baru serta menginisiasi berbagai strategi yang tepat guna membawa aset kritpo ke lebih banyak lagi masyarakat Indonesia.  Melalui putaran pendanaan ini, PINTU berencana untuk memantapkan posisi sebagai platform aset crypto terkemuka di Indonesia.

Mereka akan meluncurkan fitur-fitur baru, menambah token-token yang diperdagangkan, mendukung teknologi blockchain, dan menghadirkan berbagai produk-produk baru. Untuk meningkatkan literasi dan edukasi bagi investor kripto, perusahaan juga akan berinvestasi secara besar-besaran dalam program edukasi Pintu Academy.

Sebagaimana yang biasa dilakukan oleh startup pada umumnya setelah mendapat pendanaan, PINTU bakal agresif merekrut talenta terbaik untuk semua fungsi. Saat ini pertumbuhan staff di PINTU tumbuh hingga dua kali lipat sejak tahun 2021 di mana per April 2022 terdapat lebih dari 200 staff.

Perekrutan talenta-talenta ini termasuk posisi strategis seperti engineering, business & strategy, hingga human resources. Meski jika tidak hati-hati, aksi perekrutan besar-besaran seperti ini bisa menjadi bumerang di kemudian hari. Sebagaimana yang terjadi dengan sejumlah startup sekarang.

Sebagai informasi, PINTU merupakan platform jual beli dan investasi aset crypto lokal terkemuka di Indonesia. PINTU menawarkan lebih dari 50 aset crypto yang diperdagangkan seperti Bitcoin dan Ethereum. Sejak diluncurkan, PINTU telah diunduh lebih dari 4 juta pengguna.