Kredivo Perluas Akses Keuangan Digital dan Kesehatan ke Wilayah 3T

Jakarta, Gizmologi – Platform keuangan digital Kredivo memperluas akses keuangan hingga akses edukasi kesehatan dasar di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di Indonesia.

“Selain terus membuka akses keuangan seluas – luasnya, termasuk di wilayah 3T, kami melihat bahwa masih terdapat tantangan kesehatan mendasar masyarakat yang tinggal di daerah tersebut, salah satunya terkait stunting,” kata VP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari, dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Setelah berhasil membuka akses keuangan kepada lebih dari 4 ribu masyarakat di wilayah 3T di Indonesia, sejak 2021 Kredivo telah berkolaborasi dengan dengan 1000 Days Fund untuk fokus memberikan edukasi pencegahan stunting.

“Melalui kolaborasi berkelanjutan Kredivo dengan 1000 Days Fund yang fokus pada pencegahan stunting, kami berharap dapat membuka akses lebih besar bagi mereka agar dapat merealisasikan hidup yang sehat dan bahagia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, 1000 Days Fund merupakan lembaga non-profit yang fokus memberikan pendidikan pencegahan stunting. Komitmen ini dilakukan melalui pendistribusian Poster Pintar ke setiap rumah tangga sebagai bentuk peningkatan kualitas kesehatan ibu sekaligus mencegah stunting pada anak di daerah 3T di Indonesia.

“Melalui dukungan Kredivo, kami mampu mendukung ekosistem kesehatan di daerah 3T dengan melatih lebih dari 5.200 Kader Posyandu, serta menutup kesenjangan informasi kesehatan kepada lebih dari 100 ribu pengasuh dan anak di pelosok Indonesia,” kata Ketua Yayasan 1000 Days Fund Jessica Arawinda.

Pelayanan Kesehatan dan Keuangan Digital di Wilayah 3T

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu lama, terjadi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 Hari Pertama Kelahiran) sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Baca Juga :  Respon Menkominfo Soal Jabatannya Bakal Dicopot Presiden Gegara Kasus Bjorka

Pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi menekankan bahwa target angka prevalensi stunting di tahun 2024 ialah berada di bawah 14 persen. Sedangkan, menurut data pada Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka stunting di Indonesia masih berada pada 24,4 persen.

Baca Juga: Telkomsel dan Kredivo Hadirkan Layanan Utang PayLater, Limit Hingga Rp30 Juta

Di tahun 2022, Kredivo dan 1000 Days Fund berkomitmen untuk mendistribusikan 200 ribu Poster Pintar, sebuah inovasi berupa materi edukasi terkait pentingnya 1000 HPK dan cara-cara pencegahan stunting.

Hingga saat ini, Poster Pintar tersebut telah disalurkan melalui program kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan RI, dan pemerintah kabupaten setempat.

Saat ini, tim 1000 Days Fund juga menggalang donasi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui Kitabisa (kitabisa.com/indonesialawanstunting) dengan target dapat mengedukasi ibu hamil dan keluarga dengan bayi di bawah dua tahun melalui distribusi 2 juta Poster Pintar pada tahun 2024.