ITB Gandeng Huawei Siapkan Talenta Digital di Sektor Pendidikan

Jakarta, Gizmologi – Institut Teknologi Bandung (ITB) menandatangani nota kesepahaman dengan Huawei Indonesia terkait program pengembangan talenta digital. Kerja sama ini dilakukan untuk menyiapkan ekosistem pendidikan yang mendukung talenta digital, akademisi dan industri.

“Kami mengapresiasi peran Huawei dalam menyediakan forum bagi para mahasiswa untuk mempelajari secara lebih mendalam TIK sebagaimana diterapkan di dunia industri sekarang ini melalui berbagai program luar biasa seperti pelatihan dari Huawei dan sertifikasi untuk pengajar dan mahasiswa, Huawei ICT Competition, Seeds for the Future, Technical Days, kolaborasi dengan pemerintah melalui berbagai program pemerintah,” kata Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D, dalam keterangannya, Kamis (2/6/2022).

Wang Bin, Vice President, Management Transformation, Huawei Indonesia menyambut baik kerjasama yang menguatkan kemitraan yang telah dijalin dengan 73 universitas di seluruh Indonesia untuk menyiapkan talenta digital masa depan Indonesia.

“Kami telah mendukung secara aktif Pemerintah Indonesia untuk mencapai target mempersiapkan 9 juta talenta digital hingga 2030 dan memperkuat ekosistem digital. Saat ini kami telah mencapai 60 persen dari target untuk menyiapkan 100 ribu talenta digital hingga 2025 melalui kemitraan dengan kementerian, industri, dan berbagai universitas terkemuka,” tegas Wang Bin.

Secara terpisah, Huawei akan menggelar Digital Talent Summit di Barcelona, yang dihadiri lebih dari 80 ahli di bidang pendidikan, termasuk dari kalangan pemerintahan, akademisi, industri, maupun UNESCO. Hal ini merupakan bagian rangkaian UNESCO World Higher Education Conference

Huawei Digital Talent Summit

Talenta Digital

Di mana forum yang juga dihadiri 10 siswa dari program Huawei Seeds for the Future itu menyoroti soal peran teknologi dalam menyiapkan ekosistem pendidikan tinggi. UNESCO Assistant Director-General for Education Stefania Giannini dan Board Director & Senior Vice President Huawei Vincent Peng memaparkan peran penting teknologi bagi inovasi dan pendidikan.

Baca Juga :  Inilah Harga iPhone SE 3 (2022) Indonesia, Resmi 17 Juni

“Sekarang, kita harus melakukan lebih untuk menjembatani kesenjangan digital secara global, serta untuk mengintegrasikan solusi berbasis TIK dengan sistem maupun program pendidikan tinggi. Bukan hanya bagi para lulusan pencari kerja, namun juga bagi ekosistem pendidikan yang terbuka, fleksibel, dan serba-terkoneksi,” kata Giannini.

Peng juga berbicara tentang berbagai inisiatif Huawei untuk menjembatani kesenjangan digital dan mengembangkan ekosistem talenta digital. “Kami telah bermitra dengan hampir 2.000 universitas di seluruh dunia untuk membangun Huawei ICT Academy, dengan target melatih setidaknya 1 juta profesional dan ahli di bidang TIK pada tahun 2024.”

Melalui upaya-upaya ini, Huawei berharap dapat meningkatkan literasi digital bagi semua dan mendorong masyarakat serta industri untuk bertumbuh secara berkelanjutan. ICT Academy kini merupakan bagian dari program Huawei Seeds for the Future 2.0 yang diluncurkan pada tahun 2021 lalu.

ICT Academy menyediakan beasiswa, kompetisi teknologi, pelatihan kecakapan digital, dan kampanye pemberdayaan perempuan di industri teknologi. Program ini adalah kelanjutan dari Seeds for the Future yang diluncurkan pada tahun 2008. 1,54 juta orang dari lebih dari 150 negara diestimasikan telah menerima manfaatnya.