Instagram Hadirkan Alternatif Cara Verifikasi Umur, Pakai Video Selfie

Amerika Serikat, Gizmologi – Dengan banyaknya interaksi melalui platform media sosial seperti Instagram, kini jenis penggunanya pun semakin luas. Tak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun bisa menggunakannya secara bebas. Demi faktor keamanan, Instagram mencoba hadirkan opsi verifikasi umur terbaru yang percepat proses dari yang ada sebelumnya.

Ini bukanlah pertama kali Instagram hadirkan fitur baru untuk melindungi penggunanya. Sebelumnya, platform milik perusahaan induk Facebook tersebut sempat menginformasikan pengembangan Instagram Kinds. Bahkan sejak 2018, Instagram juga sudah merilis panduan untuk para orang tua agar anak-anaknya bisa gunakan media sosial tersebut secara aman. Termasuk ketika mengunggah foto atau berinteraksi dengan orang lain.

Kemudian di 2019, Instagram mulai menanyakan umur dari seluruh penggunanya saat mendaftarkan diri—beberapa pengguna yang sudah memiliki akun juga mulai mendapatkan notifikasi konfirmasi umur sepanjang tahun ini. Menurut pihak resmi, informasi umur diperlukan agar bisa berikan pengalaman atau konten yang lebih pas pada tiap kelompok umur, termasuk remaja.

Baca juga: Cara Bikin Avatar Instagram Langsung dari Smartphone

Juga Bisa dengan Unggah KTP dan Bertanya ke Followers

verifikasi umur instagram

Cara baru verifikasi umur bagi pengguna Instagram kali ini baru diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat. Ketika pertama kali membuat akun atau mengubah umur dari di bawah 18 tahun ke 18 tahun ke atas, bakal ada tiga opsi persyaratan verifikasi yang bisa dipilih. Masing-masing punya proses waktu berbeda.

Opsi pertama adalah dengan mengunggah video selfie, dengan cara mirip seperti registrasi wajah untuk Face ID. Bila opsi ini dipilih, aplikasi akan merekam video wajah yang harus digerakkan ke kiri dan kanan. Setelah itu, video akan diproses oleh sebuah perusahaan spesialis verifikasi umur yang ditunjuk Instagram, Yoti.

Baca Juga :  Integrasikan Tiket KRL, Pengguna Fitur GoTransit di Gojek Naik 20 Kali Lipat

Memanfaatkan teknologi AI untuk melihat fitur wajah, proses verifikasi satu ini diklaim hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit saja. Setelah itu, Yoti menjamin video akan langsung dihapus dari server. Opsi kedua adalah dengan mengunggah kartu identitas, umumnya membutuhkan waktu 2 hari dan bakal dihapus dari server Instagram kurang lebih 30 hari.

Opsi ketiga bisa dibilang cukup unik, yakni social vouching. Opsi ini mengharuskan kamu untuk menanyakan tiga teman atau pengikut di Instagram demi konfirmasi umur. Orang-orang tersebut harus berumur 18 tahun ke atas, dan harus merespons permintaan verifikasi tersebut dalam kurun waktu tiga hari.

Hadir Demi Keamanan Pengguna Lebih Muda

verifikasi umur instagram

Proses verifikasi umur di Instagram cukup banyak memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan alias AI. Lewat postingan blog resminya, AI juga dimanfaatkan untuk memahami apakah seorang pengguna merupakan orang dewasa atau masih remaja—mencegah pengguna remaja untuk akses fitur seperti Facebook Dating atau mencegah mendapat pesan dari akun dewasa.

Lebih lanjut, Instagram mengharuskan pengguna untuk berumur setidaknya 13 tahun, dan bisa berbeda alias lebih tinggi di negara lainnya. Jika seorang pengguna baru memang berumur kisaran 13 – 17 tahun, fitur yang disediakan di dalam aplikasi bakal dibuat berbeda alias dibatasi.

Misalnya, akun tersebut bakal terbentuk menjadi akun privat, di mana konten yang diunggah hanya bisa dilihat dari pengikut yang memang sudah diizinkan. Juga membatasi akses direct message dari pengguna dewasa, plus pengiklan untuk tampilkan iklan yang lebih relevan sesuai umur.