Injury Time Buat Google, Twitter Cs Sudah Daftar PSE di Kominfo

Jakarta, Gizmologi – Twitter jadi nama terbaru platform yang terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) asing. Sementara, raksasa teknologi Google dan salah satu platform-nya YouTube belum juga terlihat mendaftar di Kemententerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Twitter terdaftar per Rabu sore ini, sekitar pukul 15.40 WIB dengan nama perusahaan yang mendaftarkan adalah TWITTER INC. Perusahaan media sosial berlogo burung biru ini terdaftar dengan nomor registrasi 005625.01/DJAI.PSE/07/2022.

“Twitter, Inc. telah mengambil tindakan yang sesuai dalam upaya mematuhi persyaratan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) terkait registrasi bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat,” ungkap Twitter dalam keterangannya, Rabu (20/7).

Adapun Twitter termasuk dalam kategori Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dan didaftarkan ke sistem PSE Lingkup Privat oleh Twitter, Inc. Menurut pihak Twitter, pendaftaran ini adalah bentuk komitmen untuk mendukung percakapan yang sehat serta Open Internet yang tidak akan berubah.

“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Kementerian Kominfo serta para mitra non-profit di Indonesia dalam mencapai tujuan bersama untuk menciptakan pengalaman berinternet yang aman, holistik, dan dapat diakses oleh semua orang,” ungkap pihak Twitter.

Tambah Daftar PSE Asing di Indonesia

Twitter PSE Asing
Keterangan Twitter terdaftar sebagai PSE Asing di Kominfo

Terdaftarnya Twitter sebagai PSE Asing di Indonesia, maka jejaring sosial rintisan Jack Dorsey tersebut bisa terhindar dari ancaman sanksi administrasi hingga pemblokiran yang ditetapkan Kementerian Kominfo. Masuknya nama Twitter menambah beberapa nama platform besar lainnya yang sudah terdaftar sebelumnya.

Sebut saja, platform asing besar yang sudah mendaftar di antaranya TikTok, Facebook, Instagram, WhatsApp, Netflix, hingga Spotify. Adapun mereka yang belum mendaftarkan perusahaannya dan termasuk platform yang ramai dipakai di Indonesia adalah Google, YouTube, hingga Zoom.

Baca Juga :  10 HP Infinix 2022 Terbaru Harga 2 Jutaan (April)

Sebelumnya perwakilan Google di Indonesia mengatakan akan mendaftar sebagai PSE lingkup privat. “Kami mengetahui keperluan mendaftar dari peraturan terkait, dan akan mengambil tindakan yang sesuai dalam upaya untuk mematuhi,” kata perwakilan manajemen Google di Indonesia, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Begini Cara Daftar PSE Lingkup Privat Biar Gak Diblokir Kominfo

Perlu diketahui, pendaftaran PSE lingkup privat baik domestik dan asing akan berakhir pada hari Rabu ini dan ditutup pukul 23.59 WIB. Peraturan terkaitnya adalah Permen Kominfo No. 5 Tahun 2020 dan perubahannya melalui Permen Kominfo No. 10 Tahun 2021. Melalui perubahan tersebut, pendaftaran dimulai sejak 21 Januari 2022 dengan batas waktu enam bulan setelahnya.

Jika tidak melakukan pendaftaran maka akan ada beberapa tahapan sanksi. Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pertama-tama perusahaan akan disurati dan diminta untuk mendaftar dan apabila melewati tenggat waktu maka akan diblokir.

Lebih jauh, Semuel mengatakan PSE yang belum mendaftar akan diberi sanksi bertahap terlebih dahulu sebelum pemblokiran. Adapun ada tiga tahapan sanksi, yakni teguran, administratif, baru kemudian pemblokiran. “Kami juga membantu teman-teman PSE yang sekiranya ada kendala dengan guideline dan asisten,” tuturnya.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News