Review Huawei FreeBuds SE: Earphone TWS Murah Ramah Kantong

Seolah menjadi kebutuhan sehari-hari atau sebagai aksesoris wajib oleh pengguna smartphone, kini tidak sedikit masyarakat yang mencari dan menggunakan earphone TWS terjangkau. Dari banyaknya opsi, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun kali ini Huawei FreeBuds SE mencoba peruntungannya, ‘bertarung’ dalam kolam yang sudah cukup padat.

Sebelumnya, Huawei FreeBuds “i” series merupakan opsi terjangkaunya—dua generasi terakhir yang sudah tim Gizmologi jajal pun mampu berikan kualitas yang sangat oke di kelasnya. Lewat Huawei FreeBuds SE, vendor raksasa asal Shenzhen ini ingin berikan pengalaman TWS berkualitas dalam segmen harga lebih terjangkau lagi, bahkan tak sampai Rp500 ribu.

Ya, sama seperti smartphone, kalau ada earphone TWS yang dijual murah, pasti memiliki beberapa kekurangan atau setidaknya fitur terbatas. Huawei sendiri percaya, formula yang digunakan untuk merancang Huawei FreeBuds SE bakal penuhi bagian-bagian krusial yang harus dimiliki TWS berkualitas.

Maka apakah terbukti berkualitas? Berikut ulasan lengkap dari earphone TWS paling mungil dari Huawei yang bisa jadi opsi terbaik Gizmo friends.

Desain

Huawei FreeBuds SE

Makna “ramah kantong” dalam judul ulasan kali ini tidak hanya menyiratkan harganya yang terjangkau, tetapi juga desainnya yang memang kompak. Charging case Huawei FreeBuds SE dibuat cukup pipih dan melebar, bahkan bisa tidak terlihat sama sekali bila saya genggam, saking kecilnya. Bobotnya sendiri kisaran 35 gram saja.

Belum termasuk masing-masing earbud yang punya bobot 5,1 gram, ya. Nah, ada yang spesial dari desain earbud pada Huawei FreeBuds SE. Tetap memiliki stem, bagian yang masuk ke telinga dirancang semi in-ear. Tetap punya karet eartip, tapi dirancang sedikit berbeda, agar dapat mengurangi tekanan di saluran telinga.

Huawei FreeBuds SE

Hasilnya? Jujur saya sedikit bingung. Karena memang di telinga terasa lebih ringan dan nyaman, sehingga tidak mudah membuat lelah ketika terpasang dalam waktu lama. Namun di sisi yang sama, masih bisa berikan kekedapan (pasif), sehingga tidak begitu terganggu meski belum punya fitur seperti active noise cancellation.

Baca Juga :  Samsung Galaxy M13 Resmi Diam-diam, Bawa Setup Tiga Kamera 50MP

Huawei tetap berikan tiga opsi ukuran karet eartip dalam paket penjualan Huawei FreeBuds SE. Walaupun tipis, ringan, dan nyaman digunakan, saya berharap andai ukuran stem-nya tidak terlalu panjang. Membuat earphone TWS murah satu ini tidak cocok bagi kamu yang tak ingin terlihat sedang gunakan earphone.

Fitur

Huawei FreeBuds SE

Karena tidak ada fitur seperti ANC dan mode transparan, tak banyak yang bisa ditawarkan oleh Huawei FreeBuds SE. Meski begitu, perangkat ini tetap bisa disambungkan ke smartphone baik secara langsung, maupun lewat aplikasi Huawei AI Life. Saya sendiri sangat menyarankannya, untuk lakukan kustomisasi gestur maupun software update secara berkala.

Sejatinya, tak banyak opsi gestur yang bisa didaftarkan untuk masing-masing earbud Huawei FreeBuds SE. Hanya ada double tap saja, tidak ada single maupun triple tap, atau sentuh dan tahan. Baik kiri dan kanan bisa dibedakan, untuk kendali lagu maupun memanggil asisten suara dari smartphone.

Dengan mikrofon ganda, Huawei FreeBuds SE mendukung fitur noise cancelling yang membantu redam suara keramaian saat sedang digunakan untuk bertelepon. Kualitasnya sesuai dengan earphone TWS lain di kelasnya. Bukan yang benar-benar bisa diandalkan dalam situasi luar ruangan yang ramai, tapi masih oke untuk penggunaan indoor dengan noise standar.

Apakah cocok untuk gaming? Tanpa mode latensi rendah khusus, Huawei FreeBuds SE sudah menggunakan standar Bluetooth 5.2. Hal ini membantu dalam percepat proses pairing otomatis ke perangkat. Namun untuk bermain gim, tentu tidak bisa senyaman opsi lebih premium.

Pengoperasian

Huawei FreeBuds SE

Kamu bebas menggunakan Huawei FreeBuds SE, termasuk dalam aktivitas olahraga sekalipun. Karena sudah mengantongi sertifikasi IPX4, sehingga bakal aman meski terkena cipratan air atau keringat sekalipun. Memasangkan earphone untuk pertama kali juga sangat mudah.

Lampu indikator di luar berfungsi sebagai penunjuk status tingkat baterai dan sambungan, sementara ketika case dibuka, ada tombol untuk aktifkan mode pairing. Kalau sudah tersambung, tinggal buka tutup case saja, dan sambungan terjadi cukup instan serta reliable. Selama pemakaian, selalu otomatis tersambung.

Terkait konektivitas, Huawei FreeBuds SE juga belum mendukung multi-point connectivity maupun seamless connectivity, alias masih harus memutuskan dari perangkat A sebelum ingin sambungkan ke perangkat B. Namun sensor pada bagian stem berfungsi optimal untuk hentikan lagu saat earbud dilepas, dan melanjutkan secara otomatis saat kembali digunakan.

Baca Juga :  iPhone 14 Series Siap Meluncur 7 September, Berikut Bocorannya!

Sedikit tambahan, Huawei juga berikan pelayanan khusus untuk pemilik Huawei FreeBuds SE. Bagi kamu yang terbiasa meninggalkan barang, tak perlu khawatir. Dengan layanan purnajual prima, kamu bisa membeli salah satu bagian earbud saja seharga Rp199 ribu, atau charging case Rp299 ribu. Jadi kalau ada yang hilang, tak perlu membeli lagi unitnya secara utuh.

Baterai

Huawei FreeBuds SE

Salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Huawei FreeBuds SE bagi saya adalah ketahanan baterainya. Setiap earbud dilengkapi baterai berkapasitas 37 mAh, sementara charging case-nya 410 mAh. Sesuai dengan klaim yang diberikan oleh Huawei, kamu bisa mendengarkan musik non-stop hingga 6 jam, ketika kebanyakan earphone hanya bisa sekitar 4-5 jam saja.

Artinya, bila kamu sedang menempuh perjalanan selama lebih dari 5 jam, kamu tak perlu meletakkan earphone ke charging case untuk mengisi dayanya selama perjalanan. Case-nya sendiri bisa menambahkan durasi pemutaran lagu hingga 24 jam. Sementara untuk mengisi dayanya, sudah gunakan port USB-C dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam.

Kualitas Audio

Huawei FreeBuds SE

Masing-masing earbud pada Huawei FreeBuds SE memiliki driver dinamis berdiameter 10mm, serta diafragma polimer yang diklaim ultra-sensitif. Pada situs resminya, Huawei menegaskan bila earphone TWS terbarunya satu ini bakal cocok untuk semua genre musik, termasuk mengedepankan vokal lewat audio tri-channel.

Kalau Gizmo friends sudah pernah menggunakan Huawei FreeBuds 4i, maka karakteristik suara Huawei FreeBuds SE bakal terdengar mirip. Overall, terdengar cukup netral, tidak ada yang lebih dominan dan saya pribadi lebih suka seperti ini. Semuanya seimbang, jadi tidak saling tumpeng tindih. Separasi antar instrumennya pun terdengar cukup baik.

Huawei FreeBuds SE

Catatan pribadi dari saya sih, dentuman bass tidak bisa se-powerful kakaknya yang memang lebih mahal. Dugaan saya, karena desain eartip yang tidak sepenuhnya mengisolasi lubang telinga demi kenyamanan. Masih ada, kok, mendekati AirPods Pro (untuk bass-nya aja, ya, kalau detail jangan dibandingkan).

Baca Juga :  Erajaya Upgrade Terusss! Permudah Masyarakat Ganti Smartphone Baru

Dengan begitu, kamu bisa mendengarkan lagu dari genre pop, R&B, sampai menggunakannya untuk dengarkan podcast lebih nyaman. Selama pengujian, output suara Huawei FreeBuds SE sedikit lebih baik ketika saya pasangkan dengan iPhone 12 Pro dibandingkan Galaxy S22 Ultra. Mungkin akan lebih baik lagi kalau dengan smartphone Huawei.

Kesimpulan

Huawei FreeBuds SE

Nggak banyak fitur ekstra, fokus ke poin-poin esensial. Sepertinya itulah formula yang digunakan oleh Huawei dalam merancang earphone paling terjangkaunya saat ini. Karena memang benar, kamu tidak akan menemukan fitur seperti gaming mode, ANC, sampai opsi gestur yang banyak.

Tapi dengan harga tak sampai Rp500 ribu (harga flash sale), Huawei FreeBuds SE bisa berikan kualitas audio prima, baterai tahan lama, serta konektivitas dan kemampuan untuk lakukan panggilan suara yang reliabel. Plus, kenyamanan di atas rata-rata berkat desainnya yang kompak dan semi in-ear. Poin yang lebih penting dibandingkan “ekstra-ekstra” di atas.


Spesifikasi Huawei Freebuds SE

Dimensi

70 x 35,5 x 27,5mm (case), 20,6 x 20 x 38,1mm (earbud)

Berat

35,6 gram (charging case), 5,1 gram (earbud)

Codec

SBC, AAC

Kontrol

Ketuk dua kali (bisa dikustomisasi lewat Huawei AI Life)

Mikrofon

Dua mikrofon dengan dukungan call noise cancellation

Sertifikasi

IPX4 pada bagian earbud

Konektivitas

Bluetooth 5.2

Speaker

10mm

Warna

Biru, Putih

Fitur

In-ear detection, Pop-up notification (khusus perangkat Huawei)

Baterai

37 mah per earbud, 410 mAh (charging case)

Daya tahan

6 jam per earbud, 24 jam dengan charging case

Harga

Rp469 ribu (flash sale), Rp699 ribu (harga normal)


Cek Harga Gadget Huawei di:

Shopee Blibli LAZADA Tokopedia

84% Sederhana namun berkualitas

Review Huawei FreeBuds SE

Meski cukup minim fitur ekstra, Huawei FreeBuds SE membawa kualitas audio, mikrofon dan sejumlah sensor yang bekerja secara optimal nan prima.

  • Design

  • Features

  • Audio

  • Battery

  • Connectivity