Google Masih Bisa Diakses, Terdaftar di PSE Kominfo?

Jakarta, Gizmologi – Persoalan pemblokiran bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) tidak dialami oleh Google yang masih terus eksis mengoperasikan layanannya hingga kini. Sempat timbul pertanyaan apakah perusahaan besar tersebut sudah mendaftarkan PSE mereka atau belum ke Kementrian Komunikasi dan Informasi RI (Kominfo). Apalagi setelah Kominfo merilis nama-nama PSE yang akhirnya diblokir, tidak ada nama Google di dalamnya.

Menjawab tanda tanya publik, Kominfo melalui Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, akhirnya memberi kejelasan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan PSE sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Google sudah melakukan pendaftaran secara manual dan online, lewat dokumen yang di-upload di sistem Kominfo sejak tanggal 20 Juli 2022 (tenggat waktu penyerahan berkas PSE, -red.) untuk seluruh layanannya,” terang Semuel dalam Konferensi Pers Daring hari Minggu (31/7).

Sementara itu apabila ada berkas yang masih belum lengkap, Kominfo tetap memberi kesempatan kepada Google untuk segera melengkapinya. Semuel pun menegaskan bahwa penyerahan berkas dan persyaratan pendaftaran PSE ke Kominfo dapat dilakukan secara manual (offline) maupun online, keduanya memiliki isi yang relatif sama meski proses penyiapan dokumennya akan berbeda.

Baca juga: Blokir PayPal Kembali Dibuka, Kominfo Beri Waktu 5 Hari Kerja!

Google Terdaftar sebagai PSE Domestik

google
Nama Google.com menjadi bagian dari PSE Domestik yang terdaftar di Kominfo.

Google memang menjadi salah satu layanan paling masif digunakan di Indonesia. Perusahaan asal Amerika Serikat ini tercatat memiliki beberapa layanan besar seperti Cloud Drive, Mail, hingga Youtube yang sudah banyak menghasilkan kreator berpenghasilan besar di tanah air. Maka langkah Google yang kooperatif untuk mendaftarkan perusahaannya di bawah regulasi PSE Kominfo tentu jadi hal yang positif.

Hanya saja apabila kita berusaha mencari nama perusahaan tersebut dalam daftar PSE Asing di situs resmi Kominfo, pasti tidak akan dapat menemukannya. Menurut Kominfo, perusahaan tersebut secara resmi terdaftar sebagai bagian dari PSE Domestik sebab telah memiliki kantor sendiri di Indonesia. Itupun belum seluruh layanan terdaftar dan masih dalam proses pemenuhan berkas yang diminta.

Baca Juga :  LINE SIAGA Pamit, Tak Lagi Berikan Info Terbaru COVID-19

Aktivitas pemblokiran Kominfo menjadi viral beberapa hari belakangan, terutama setelah perusahaan besar seperti Paypal dan Steam turut diblokir. Meski banyak juga perusahaan besar lain yang telah mendaftarkan dirinya secara resmi di Kominfo, seperti Facebook, Instagram, Microsoft (Bing), serta beberapa layanan streaming berbayar yang memiliki banyak pelanggan di tanah air.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News