Mengungguli Platform Global, Fita Diklaim Sebaga Aplikasi Kesehatan Nomor Satu di Indonesia

Jakarta, Gizmologi – Sejak diluncurkan pada November 2021, aplikasi Fita diklaim meraih posisi teratas top of mind brand awarness di kategori aplikasi kesehatan. Kok bisa?

Ya, klaim tersebut berdasarkan hasil survei tiga platform riset pasar, yakni Jakpat, Snapcart, dan Populix yang menyebutkan bahwa Fita mendapatkan posisi teratas di kategori aplikasi kesehatan bidang preventive health.

Mengenai hal ini, Raynazran Royono, Chief Executive Officer Fita mengatakan bahwa Fita dihadirkan untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat masa kini. Seperti diketahui saat ini gaya hidup sehat membuat kebisaan baru di masyarakat, seperti memasak atau kuliner sehat, pengguna moda transportasi yang lebih ramah lingkungan seperti sepeda, dan berolahraga di rumah secara mandiri maupun dengan personal trainer.

“Pertumbuhan Fita dalam setahun terakhir menandakan tingginya minat masyarakat untuk mulai menjalani hidup sehat. Melihat demand yang tinggi, selain menghadirkan berbagai program kesehatan, kami juga menyempurnakan fitur berbagai teknologi untuk menyajikan pengalaman yang terintegrasi dan seamless. Inisiatif ini disambut baik sehingga berhasil meraih posisi tertatas top of mind brand awaness mengungguli pemain global yang lebih dulu ada di pasar,” ungkapnya lewat keterangan resmi yang diterima Gizmologi.

Sekedar informasi, Fita merupakan aplikasi kesehatan yang memberikan reward kepada pengguna yang bertujuan untuk mendorong penerapan gaya hidup sehat masyarakat. Setiap menyelesaikan aktivitas kesehatan, pengguna dapat mengumpulkan Fita poin untuk ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Fitur reward menjadi salah satu fitur unggulan yang bertujuan untuk memotivasi pengguna dalam menyelesaikan program kesehatan yang telah mereka pilih.

Fita Raih Posisi Nomor Satu Aplikasi Kesehatan Bidang Preventive Health di Indonesia

Program Kesehatan yang Ditawarkan Fita

Dalam mendukung gaya hidup sehat pengguna, Fita memiliki tiga pilar utama, yakni nutrition, fitness, dan well-being. Adapun fitur-fiturnya adalah program Signature Weight Lost, Healthy Living oleh Ade Rai dan Mulai Olahraga bersama Melani Putria.

Baca Juga :  Akhir Riwayat Browser Internet Explorer, Setelah Eksis 27 Tahun

Selain itu ada juga program Weight Loss ala Kemal Mochtar dan Eat Well & Healhty oleh Karenina Sunny. Fita mengklaim seluruh program yang dihadirkan telah melalui proses akreditasi oleh certified coach dari APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia) dan bisa diikuti secara gratis oleh pengguna.

Untuk program berbayar, baru-baru ini Fitra meluncurkan paket berlangganan Premium seharga Rp49 ribu yang memungkinkan pengguna menikmati fitur tambahan seperti exercise plan, point multipliers, dan potongan harga untuk membeli katering makanan sehat.

“Tidak disangka, fitur ini sejak diluncurkan di bulan Juli 2022, telah berhasil menjual lebih dari 10 ribu premium package,” ungkap Reynazran.

Baca juga: Mengenal Fita, Platform Health-tech Besutan Telkomsel

Per Juli 2022 pula, Fita diklaim telah diunduh lebih dari 2 juta pengguna. Hal inilah yang membuatnya untuk terus mempertahankan posisi sebagai aplikasi kesehatan yang bisa diandalkan.

“Potensi pengembangan Fita ke depannya masih sangat besar. Kami tengah membangun fitur konsultasi dengan pelatih kebugaran dan ahli nutrisi untuk memberikan bimbingan yang menyeluruh kepada pengguna, dan juga fitur belanja yang terhubung dengan platform asuransi, wearables, workout classes, dan healt-commerce,” pungkas Reynazran.