Extra Time 5 Hari Buat Google Cs Daftar PSE di Kominfo

Jakarta, Gizmologi – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memberikan waktu tambahan lima hari lagi kepada penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang belum terdaftar. Lewat dari tenggat waktu tersebut Kominfo akan mengirimkan surat teguran.

“Bagi mereka yang tidak mendaftar per tenggat waktu, kami kirimkan surat peringatan untuk segera melengkapi. Lima hari kerja,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam konferensi pers daring, Kamis (21/7).

Adapun Kominfo telah memberikan waktu hingga 20 Juli, atau kemarin, bagi PSE untuk mendaftar ke Online Single Submission (OSS). Jika belum mendaftar sampai batas waktu tersebut, secara bertahap Kominfo akan memberikan sanksi.

Sanksi pertama berupa teguran tertulis, yang menurut Kominfo saat ini sedang dilakukan. PSE yang mendapat teguran diminta untuk mendaftar dalam batas lima hari tersebut. Jika setelah lima hari masih juga belum mendaftar, Kominfo akan memulai proses pemblokiran.

Kominfo juga berencana memberikan denda kepada PSE yang tidak mendaftar, namun, aturan tersebut, yang akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah, masih dibahas antarkementerian.

Kominfo menyatakan PSE yang layanannya diblokir bisa mengajukan normalisasi dengan melengkapi seluruh ketentuan yang diminta pemerintah. Sementara itu, bagi PSE yang terkendala mendaftar sampai 20 Juli, mereka diberikan kesempatan untuk mendaftar secara manual ke kementerian.

Baca Juga: Lewati Deadline Pendaftaran PSE, Google Cs Bakal Kena Sanksi dari Kominfo

Daftar PSE Lingkup Privat di Kominfo

Kementerian akan memberikan formulir pendaftaran manual melalui surat elektronik kepada PSE tersebut. Setelah mengirimkan formulir yang dilengkapi, PSE harus melanjutkan ke pendaftaran secara online.

“Formulir sudah kami bagikan kepada mereka,” kata Semuel.

Berkaitan dengan verifikasi untuk memastikan keabsahan data pendaftaran, menurut Semuel, aturan ini bersifat post-audit, yaitu kementerian memberikan kepercayaan bagi PSE untuk memberikan data yang sebenar-benarnya. Dalam formulir pendaftaran, PSE juga diminta menyatakan bahwa data tersebut adalah benar.

Baca Juga :  Melihat Hasil Kamera realme GT NEO 3T, Bawa Setup 64MP AI Triple Camera

Setelah pendaftaran, tim Kominfo akan melakukan validasi. Jika data yang ditemukan di lapangn berbeda dengn yang diberikan, kementerian akan menjatuhkan sanksi kepada PSE tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah PSE raksasa asing telah mendaftar semisal Telegram, Spotify, TikTok, Netflix, hingga game online Mobile Legends dan Genshin Impact. Selain itu penyedia layanan streaming film HBO GO, perusahaan game asal Prancis Gameloft, app kencan Tinder, hingga aplikasi GetContact juga sudah terdaftar.

Kewajiban pendaftaran bagi PSE swasta lokal dan asing ini termaktub dalam Peraturan Menkominfo Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Permenkominfo 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News