DANA Gabung FATF Cegah Aksi Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

Jakarta, Gizmologi – Perusahaan teknologi finansial (tekfin) DANA berpartisipasi dalam on-site visit Mutual Evaluation (ME) oleh Tim Asesor Financial Action Task Force (FATF). Keikutsertaan DANA dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan keuangan seperti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT).

“Sebagai salah satu dompet digital yang dipercaya Bank Indonesia untuk berpartisipasi mewakili industri sistem pembayaran dalam rangkaian proses keanggotaan penuh Indonesia di FATF, kami akan patuh mengikuti proses yang berlaku dan berkomitmen untuk mendukung penuh berjalannya proses ini hingga akhir dengan menyampaikan praktik terbaik,” kata Chief Legal Officer DANA Indonesia Dina Artarini dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).

Lebih lanjut, Dina mengatakan praktik terbaik termasuk pemanfaatan regtech dalam penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) dan implementasi TPPU dan TPPT dalam penyelenggaraan sistem pembayaran.

“Besar harapan kami, keterlibatan DANA mampu menyempurnakan langkah Indonesia menjadi negara dengan integritas dan stabilitas sistem keuangan yang diakui dengan mendukung penuh pencegahan TPPU dan TPPT pada sektor keuangan,” kata dia.

Ia melanjutkan, antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang mengancam pengguna maupun sistem keuangan digital, telah DANA terapkan melalui berbagai upaya, baik dengan memberlakukan sistem keamanan yang berlapis, aktif melakukan kerja sama dengan Dukcapil untuk melakukan verifikasi pengguna sesuai dengan identitas penduduk resmi, hingga membekali setiap karyawan mengenai edukasi Anti-Money Laundering dalam proses bisnis yang berlangsung.

Baca Juga: Sempat Hentikan Penarikan Dana, Zipmex Ungkap Kaitan dengan Babel dan Celcius

Minimalisir Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

DANA juga memperkuat sistem keamanannya dengan menerapkan zero data sharing policy, mengadopsi sistem berstandar internasional seperti sertifikasi ISO 27001:2013 maupun PCI-DSS, dan memitigasi risiko lewat teknologi Risk Engine.

Baca Juga :  Alibaba Beri Akses Source code FederatedScope Buat Komunitas Developer

Kini, kemudahan proses KYC untuk melakukan verifikasi juga didukung oleh hadirnya DANA VIZ (Visual Identity AuthoriZation) yang mampu mengautentifikasi wajah tidak hanya untuk melakukan login aplikasi, tetapi juga untuk membayar transaksi.

Dengan begitu, bertransaksi menggunakan DANA semakin aman dan juga memenuhi penguatan pelaksanaan APU PPT di mana pengguna terlindungi atas keamanan dana, data, serta adanya verifikasi atas transaksi miliknya.

“Selain terus mengoptimalkan layanan keuangan digital DANA, kami masih akan terus bekerja sama secara berdampingan dengan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan agenda Pemerintah, untuk menjadikan Indonesia sebagai anggota penuh FATF hingga keputusan FATF yang direncanakan jatuh pada Februari 2023,” kata Dina.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News