Merambah Bisnis Kripto, GoTo Akuisisi 100% Saham Maksima Koin

Jakarta, Gizmologi – Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia resmi mengakuisisi 100% saham PT Kripto Maksima Koin. Dengan nilai transaksi mencapai Rp 124,83 miliar, GoTo bersiap untuk terjun ke dalam bisnis kripto yang sedang berkembang di Indonesia.

Berdasarkan pengumuman di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GoTo melalui anak usaha mereka yakni PT Dompet Karya Anak Bangsa mengungkapkan bahwa akuisisi tersebut dilakukan guna mendiversivikasi layanan perusahaannya. Saat ini, GoTo diketahui memiliki tiga bisnis inti, yaitu Gojek di sektor superapps, GoTo Financial di sektor keuangan, dan Tokopedia di sektor e-commerce.

“Tujuan transaksi untuk perluasan kegiatan usaha perseroan,” demikian sebut Sekretaris Perusahaan, R.A Koesoemohadiani, melalui keterangan resminya pada Selasa (30/8/2022).

PT Kripto Maksima Koin sendiri merupakan salah satu broker perdagangan aset kripto lokal yang telah mendapatkan izin dari Bappebti dengan nomor 003/BAPPEBTI/CP-AK/01/2022 dan tanggal izin yang terbit pada 28 Januari 2022.

Baca Juga: Daftar Lengkap 25 Bursa dan 383 Aset Kripto Legal di Indonesia

GoTo Merambah Bisnis Kripto

bisnis kripto GoTo
(ki-ka): Patrick Cao, William Tanuwijaya, Andre Soelistyo, dan Kevin Aluwi pada Seremoni Pencatatan Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
(dok. GoTo)

Tentunya proses akuisisi GoTo tidak asal-asalan, mengingat jumlah investor aset kripto yang terus berkembang pesat di Indonesia. Merujuk pada Data Kementerian Perdagangan, nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 64,9 triliun pada 2020

Jumlah ini naik signifikan hingga menjadi Rp 859,4 triliun pada 2021. Hingga Juli 2022 lalu, jumlah transaksi kripto di Indonesia berada di angka Rp 232,45 triliun atau rata-rata Rp 33,2 triliun per bulan dengan jumlah investor aset kripto diperkirakan mencapai 16 juta orang.

Sayangnya, setelah aksi korporasi ini, baik GoTo maupun PT Dompet Karya Anak Bangsa belum mengungkapkan rencana lebih lanjut untuk perusahaan PT Kripto Maksima Koin yang baru diakusisinya itu. Namun dalam sebuah pernyataan kepada outlet media Reuters, GoTo juga ingin menjadi “pusat pengelolaan uang yang beragam” melalui teknologi blockchain.

Baca Juga :  Cara Isi eHAC Sebagai Syarat Wajib Mudik Lebaran 2022, Gampang Banget