Tren Belanja Online 2022: Hyperlocal Hingga Livestream Shopping

Jakarta, Gizmologi – Bank Indonesia (BI) melihat tren belanja daring di Indonesia yang kian meningkat. Pada kuartal I-22, total nilai transaksi e-commerce tumbuh 19,83% yoy. Dari sisi volume, tercatat naik 38,43% yoy.

“Peningkatan total nilai transaksi e-commerce dan volume ini seiring peningkatan belanja masyarakat secara daring dan banyak strategi marketing di marketplace,” ujar Doni dalam Rapat Dewan Gubernur BI, sebagaimana dilansir dari Kontan.

BI optimistis secara keseluruhan total nilai transaksi e-commerce di tahun ini bisa sekitar Rp 526 triliun atau naik 31,1% yoy. Sedangkan dari sisi volume, diperkirakan volume akan naik lebih dari 50% atau lebih tepatnya di 58,1% yoy.

Tren tersebut sejalan juga dengan yang terjadi di Tokopedia. Pada semester 1 tahun 2022, platform marketplace tersebut mencatat sejumlah tren dan perilaku pengguna dalam berbelanja daring.

Sepanjang semester I tahun 2022, kategori Rumah Tangga, Makanan dan Minuman, Fesyen, Kesehatan dan Elektronik menjadi beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia. Sementara, minyak dan buah menjadi beberapa produk harian yang paling banyak dibeli masyarakat.

Tren Hyperlocal

Tokopedia Hyperlocal Semarang

Melihat tren ini, Tokopedia terus berupaya menghadirkan berbagai inisiatif, misalnya Hyperlocal. Inisiatif tersebut mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat, sehingga belanja produk kebutuhan harian bisa lebih efisien karena ongkir lebih terjangkau dan pegiat usaha lokal di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

Didorong oleh inisiatif Hyperlocal, Tokopedia mencatat wilayah Asmat, Tual, Jeneponto, Takalar dan Bantaeng merupakan beberapa wilayah yang mengalami peningkatan jumlah pembeli paling tinggi di Tokopedia selama semester I 2022 dibandingkan semester II 2021.

Wilayah dengan peningkatan transaksi antar pulau paling tinggi selama semester I 2022 terjadi antara Sulawesi-Papua, Papua-Jawa serta Papua-Bali dan NTT. Sementara beberapa wilayah dengan peningkatan transaksi paling tinggi pada semester I 2022, yaitu Pegunungan Bintang, Humbang Hasundutan, Jayawijaya, Takalar hingga Keerom.

Baca Juga :  Game Dynasty Warriors: Overlords Buka Pra-Registrasi

“Transaksi paling jauh yang terjadi di Tokopedia sepanjang semester I 2022 adalah dari Bandung ke Jayapura,” ungkap Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya saat jumpa pers virtual (19/7).

Berjualan melalui video streaming

Tokopedia Play 1

Sejak diluncurkan pada 2020, kanal video streaming ‘Tokopedia Play’ terus memberikan panggung seluas-luasnya bagi pegiat usaha lokal dan menjadi penghubung antara penjual dan pembeli untuk memenuhi kebutuhan dengan lebih aman dan nyaman sekaligus interaktif dan menghibur.

“Pada kuartal II 2022 terjadi peningkatan transaksi lewat Tokopedia Play sebesar hampir 1,5 kali lipat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya,” kata Nirmala Rahmawati Hapsari, ” jelas Head of Content Marketing Platform Affiliate and Play.

Lewat Tokopedia Play, masyarakat bisa menikmati berbagai tayangan seru, seperti live shopping, olahraga, memasak dan masih banyak lagi. “Inisiatif ini merupakan upaya kami untuk terus relevan dengan kebutuhan dan perilaku masyarakat di era social commerce, dimana masyarakat cenderung mencari informasi atau inspirasi sambil berbelanja atau sebaliknya,” tambah Nirmala.

Berbagai manfaat juga bisa didapatkan para penjual, yaitu peluang promosi, membangun brand awareness, meningkatkan engagement toko dan penjualan, hingga dapat mengikuti berbagai kampanye dari Tokopedia Play untuk menggaet perhatian calon pembeli.

“Kecantikan, Kesehatan, Perawatan Tubuh, Makanan dan Minuman, serta Rumah Tangga menjadi beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia Play selama semester I 2022,” kata Nirmala.

Selain itu, live shopping yang paling banyak ditonton lewat Tokopedia Play, antara lain Ramadan Ekstra, Cantik Fest TV Show, dan Diskonvaganza. “Temuan yang juga menarik, salah satu pembelian tercepat pada Tokopedia Play terjadi dalam waktu 1,37 detik,” tutup Nirmala.