Dapat Sokongan dari Bank DBS, Kredivo Naikkan Limit Pendanaan Jadi Rp 2 Triliun

Jakarta, Gizmologi – Platform financial technology (fintech) Kredivo bersama Bank DBS Indonesia meningkatkan limit joint financing menjadi Rp 2 triliun. Di mana Kredivo akan memperluas layanan kredit retailnya bagi pengguna di kawasan tier 2 dan tier 3.

Diketahui Kredivo dan Bank DBS telah menjalin kerja sama joint financing sejak 2020. Awalnya Bank DBS menyalurkan dana joint financing senilai Rp 500 miliar. Kemudian, Bank DBS meningkatkan limit joint financing menjadi Rp 1 triliun pada 2021.

“Melihat pertumbuhan kredit retail yang positif saat pandemi Covid-19, kami melihat ini adalah kesempatan. Awalnya pada tahun 2020 joint financing kami sebesar Rp 500 miliar. Kemudian, pada tahun 2021 tambah menjadi Rp 1 triliun, dan tahun ini menjadi Rp 2 triliun,” ucap Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung, dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (20/7).

Mengingat industri kredit digital, seperti Paylater terus memperlihatkan pertumbuhan positif, terutama dari sisi penggunaan. Berdasarkan laporan Perilaku Konsumen E-commerce Indonesia yang diluncurkan Kredivo dan Katadata Insight Center tahun 2022, menunjukkan bahwa Paylater mengalami pertumbuhan dari sisi penggunaan, dengan 38% konsumen yang menggunakan Paylater saat berbelanja di e-commerce dalam satu tahun terakhir, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar 28%.

Baca Juga: Telkomsel dan Kredivo Hadirkan Layanan Utang PayLater, Limit Hingga Rp30 Juta

Sokongan Bank DBS untuk Kredivo

Selain itu, adanya peningkatan persentase konsumen yang menggunakan Paylater lebih dari satu kali sebulan di tahun lalu dari 23% menjadi 27% di tahun ini. Hal ini menjadi sinyal baik akan potensi Paylater yang diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif di Indonesia.

“Dalam 2 tahun terakhir ini, kami melihat dampak signifikan dalam percepatan penyaluran kredit di sektor retail melalui Kredivo,” ujarnya.

Baca Juga :  Huawei FreeBuds 5i Mendukung Codec LDAC, Baterai Hingga 28 Jam

Dalam kesempatan yang sama, CEO Kredivo Indonesia Umang Rustagi mengungkapkan, penambahan limit joint financing ini juga menjadi validasi akan potensi industri fintech dalam membuka akses kredit digital secara lebih cepat, mudah, dan terjangkau. Di mana saat ini Kredivo telah memiliki lebih dari 5 juta pengguna.

“Melalui kerja sama dengan perbankan seperti Bank DBS Indonesia, kami optimis bahwa ke depannya akses layanan keuangan digital di Indonesia semakin inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat,” papar Umang.

Ia mengatakan, Kredivo juga akan memperluas jangkauan pengguna melalui pendanaan tersebut. “Kami akan terus bertumbuh hingga mencapai puluhan juta pengguna dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News