Adobe Caplok Platform Desain Figma Senilai Rp 298,52 Triliun

Jakarta, Gizmologi – Adobe resmi mengumumkan akuisisi perusahaan saingannya, yakni platform desain Figma. Dalam kesepakatannya, Adobe merogoh kocek senilai USD20 miliar atau setara dengan Rp298,71 triliun.

Kabar pengakuisisian ini jadi berita besar dalam dunia desain dan industri kreatif, pasalnya perusahaan Figma sudah menjadi pesaing terbesar Adobe dalam beberapa tahun terakhir. Kabar ini disampaikan dalam sebuah pengumuman yang dirilis di blog Adobe belum lama ini.

Chairman dan CEO Adobe, Shantanu Narayen mengatakan bahwa gabungan Adobe dan Figma bakal menciptakan sebuah platform desain yang bisa menunjang kreativitas hingga produktivitas para desainer di seluruh dunia.

“Kombinasi Adobe dan Figma bisa mentransformasi industri desain dan bakal membantu akselerasi visi kami untuk menggenjot aspek kreatifitas dan kolaborasi di masa depan,” tutur Shantanu, dikutip dari laman Adobe.com, Jumat (16/9/2022).

Shantanu tidak mengumbar kapan proses akuisisi ini bakal rampung. Namun, Adobe rencana akuisisi Figma ini secara tunai dan pembayaran dari sejumlah porsi saham Adobe.

Akuisisi Platform Desain Figma

Meski begitu, Adobe mengatakan akan mengintegrasikan beberapa fitur dari produk lainnya, antara lain ilustrasi, fotografi, dan teknologi video, ke dalam platform Figma. Adobe menjual berbagai layanan perangkat lunak untuk profesional foto dan video, seperti Photoshop, Illustrator, Premiere Pro, dan lainnya.

“Kehebatan Adobe telah berakar pada kemampuan kami untuk menciptakan kategori baru dan menghadirkan teknologi mutakhir melalui inovasi organik dan akuisisi anorganik. Kombinasi Adobe dan Figma adalah transformasional dan akan mempercepat visi kami untuk kreativitas kolaboratif,” paparnya.

Didirikan oleh Dylan Field dan Evan Wallace sejak 10 tahun lalu, Figma dijadikan andalan oleh ribuan desainer dan pengembang di Microsoft untuk membangun bisnis mereka mulai dari Office, Windows, dan banyak lagi.

Baca Juga :  Spotify Friends Mix, Fitur Gabungan Playlist Bersama Teman

Baca Juga: Saingi Canva, Adobe Bakal Gratiskan Akses Photoshop Web

Ketika nanti sudah resmi dicaplok, Co-founder dan CEO Figma, Dylan Field memastikan Figma masih akan tetap beroperasi sendiri seperti biasanya. Bedanya, Dylan nantinya bakal melapor langsung ke President Adobe, David Wadhwani.

“Kami berencana untuk terus menjalankan bisnis Figma seperti cara kami selalu menjalankan Figma. Selain itu, kami juga bakal terus melakukan apa yang kami anggap terbaik untuk komunitas, budaya kerja, dan bisnis kami,” ujar Dylan.

Figma, sendiri memiliki pendukung seperti Index Ventures, Greylock Partners dan Kleiner Perkins, diharapkan menghasilkan lebih dari USD 400 juta atau Rp 5,97 triliun pendapatan berulang tahunan tahun ini. Adobe melakukan konfirmasi ARR Figma akan melampaui USD 400 juta atau Rp 5,97 triliun pada 2022.