8.000 Km Serat Optik Alita Dukung Implementasi 5G di Indonesia

Jakarta, Gizmologi – Meski layanan 5G di Indonesia belum beroperasi maksimal karena frekuensi yang sangat terbatas (baca: baru sekadar gimmick), operator seluler saat ini cukup gencar memperluas cakupan teknologi seluler generasi kelima tersebut. Produsen smartphone pun makin rajin merilis smartphone 5G ke pasar, padahal baru bisa dipakai di area tertentu saja.

Penyedia layanan infrastruktur pun merasa perlu mendorong percepatan implementasi 5G. Salah satunya Alita Mitra Praya yang ingin mendukung ekosistem layanan mobile broadband 4G & 5G. Hal ini ditegaskan oleh Teguh Prasetya, Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, yang mengatakan perusahaan akan terus melayani, menyediakan, memberikan solusi serat optik terbaik untuk mendukung pembangunan ekosistem infrastruktur digital Indonesia.

“Layanan serat optik kami telah siap mendukung implementasi layanan 5G di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan Alita pada penyelenggaraan layanan 5G di beberapa operator seluler saat ini,” ujar Teguh saat menerima pengargaan Best Fiber Access Solutions Provider di ajang Selular Award ke-19 di Jakarta (29/7).

Baca juga: Kecepatan Internet Jaringan 5G di Indonesia Diklaim Telah Meningkat

Jaringan serat optik Alita cakup lebih dari 14 juta pengguna internet broadband

Alita praya mitra fiber

Ia menjelaskan, serat optik merupakan jaringan pendukung utama yang menghubungkan antara bandwith Internet global dengan jaringan akses broadband Internet yang menuju penguna jaringan Internet broadband di rumah, di kantor ataupun di jalan.

“Dengan demikian, lebih dari 8.000 km serat optik yang dibangun oleh Alita akan sangat mendukung penggelaran dan konektifitas daripada jaringan 5G mobile broadband ataupun 5G yang akan digunakan untuk konektifitas yang masif, latensi rendah dan aman untuk keperluan IoT akan sangat dibutuhkan. Alita dalam hal ini, menyediakan jaringan serat optik ini, secara terbuka dan secara netral, berguna bagi operator telekomunikasi di Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga :  Telkomsel Lepas 10.600 Menara Telekomunikasi ke Mitratel

Teguh mengklaim Alita saat ini menggelar jaringan serat optik yang mencakup lebih dari 14 juta pengguna Internet broadband di Indonesia melalui kerja sama dengan operator-operator seluler yang menyediakan akses mobile broadband Internet maupun fixed broadband kepada pengguna di seluruh Indonesia.

Solusi serat optik Alita meliputi layanan darkfiber yang berupa core, penyewaan untuk kapasitas yang besar mulai dari lamda based maupun kapasitas besar gigabyte per second base, layanan managed service, serta prasarana operasional dan perawatan yang tersedia 24 jam untuk digunakan dan dimanfaatkan secara bersama bagi operator telekomunikasi di seluruh Indonesia.


Cek berita teknologi, review gadget dan video Gizmologi di Google News